Wednesday, 14 August 2013

14 Agustus 2013



14 Agustus
Memberitakan Injil. “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” (Matius 24:14). Siapapun kita, berapapun usia kita. Apapun latar belakana kita bagaimanapun keadaan kita Tuhan dapat memakai setiap kita untuk memberitakan injil KRISTUS. Menyampaikan kabar baik bagi sesama kita yang membutuhkannya. 1 hal yang selalu Tuhan inginkan: kita punya KEMAUAN agar dapat dipakai-Nya! Amin.

Respon 1
Dan terjadilah, apabila Musa mengangkat tangannya, lebih kuatlah Israel, tetapi apabila ia menurunkan tangannya, lebih kuatlah Amalek. (Keluaran 14:11). Kekuatan Kita menjalani Hidup Ini terletak pada penyerahan Hidup Pada Tuhan. Angkatlah Tangan Anda seperti Musa Maka Tuhan akan Turun Tangan menyelesaikan masalah anda. Bukankah lebih sempurna jika kita ijinkan Tuhan yang bekerja? Menyenangkan bukan?

Respon 2
Problem atau masalah dalam hidupmu tidak akan pernah lebih besar atau lebih kuat dari kuasa Tuhan. Sebab ada tertulis: Sesungguhnya, Akulah TUHAN, Allah segala makhluk; adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk-Ku? (Yeremia 32:27).

Respon 3
Bacaan: Yohanes 13:1-20. Setahun: Yeremia1-3. Nats: Jadi jikala Aku, Tuhandan Gurumu, membasuh kakimu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu. (Yohanes 13:14). D.L. MOODY DAN SEPATU. Serombongan besar pendeta Eropa mengahadiri Konferensi Alkitab D.L. Moody di Massachusetts pada akhir 1800-an. Sesuai dengan tradisi Eropa, mereka biasa menaruh sepatu di luar kamar, agar malamnya para pelayan bisa membersihkan dan menyemirnya. Mereka lupa sedang berada di Amerika, yang tidak mengenal tradisi itu. Melihat hal ini, Moody meminta bantuan beberapasiswa untukmembersihkan sepatu-sepatu itu, tapi mereka enggan. Supaya tidak mempermalukan para tamu, Moody – sang penginjil ternama itu—mengumpulkan semua sepatu lalu membersihkan dan menyemir semuanya, di dalam  kamarnya. Tanpa sengaja seorang teman masuk ke kamarnya dan melihat apa yang ia lakukan. Esok paginya para tamu sudah memakai sepatu yang mengilap, tanpa tahu siapa yang membersihkannya. Moody tidak memberi tahu siapa pun. Namun, teman yang memergoki Moody member tahu beberapa orang sehingga selama sisa kenferensi itu mereka bergantian membersihkansepatu para tamu diam-diam. Saat Yesus dan para murid makan bersam menjelang penyliban, Dia menanggalkanjubah-Nya dan membasuh kaki para murid. Tanpa ragu Dia memberikan teladan tentang berhati meskipun Dia adalah Tuhan dan Guru. Mengapa? Sebab para murid sangat perlu kerendahan hati dalam melayani. Seorang pelayan siap berada di tempat yang lebih rendah. Siap melakukan tugas yang tak nyaman. Siap melayani meski tak banyak dihargai. Setiap kita sesungguhnya juga adalah pelayanan Kridtus. Bersediakah kita melayani dan berhati hamba seperti Dia? BILA ORANG BERPUSAT PADA DIRI SENDIRI, IA BISA TINGGI HATI. BILA ORANG BERPUSAT PADA KRISTUS, IA SEMAIKN RENDAH HATI.

Respon 4
Syalom. Amin. “Aku menaruh firman-Ku ke dalam mulutmu dan menyembunyikan engkau dalam naungan tangan-Ku, supaya Aku kembali membentangkan langit dan meletakkan dasar bumi, dan berkata kepada Sion: Engkau adalah umat-Ku!” (Yesaya 51:16). Terima kasih ibu Siuuntuk motivasi FT, selamat beraktivitas TUHAN memberkati Ibu n Keluarga. Amin.

Respon 5
Ya amin! “Tidak goyah walau da goncangan (Mazmur 16:8). Hal ini terjadi dalam kehidupan Daud. Dia tidak goyah meski dia mengalami keadaan yang sangat sulit seperti yang ditulis dalam (1Samuel 30:4-6). Tuhan mau kita walaupun badai besar apapun kita alami kita tetap bersukacita dan bersyukur amin  memang sulit untuk dillakukan tetapi jika kita mau taat pada firman-Nya. Dia yang sanggupkan kita. Selamat berkarya. Jbu.

No comments:

Post a Comment