14 Agustus
Memberitakan Injil.
“Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan
di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba
kesudahannya.” (Matius 24:14). Siapapun kita, berapapun usia kita. Apapun
latar belakana kita bagaimanapun keadaan kita Tuhan dapat memakai setiap kita
untuk memberitakan injil KRISTUS. Menyampaikan kabar baik bagi sesama kita yang
membutuhkannya. 1 hal yang selalu Tuhan inginkan: kita punya KEMAUAN agar dapat
dipakai-Nya! Amin.
Respon 1
Dan terjadilah, apabila Musa mengangkat tangannya, lebih
kuatlah Israel, tetapi apabila ia menurunkan tangannya, lebih kuatlah Amalek.
(Keluaran 14:11). Kekuatan Kita menjalani Hidup Ini terletak pada penyerahan
Hidup Pada Tuhan. Angkatlah Tangan Anda seperti Musa Maka Tuhan akan Turun
Tangan menyelesaikan masalah anda. Bukankah lebih sempurna jika kita ijinkan
Tuhan yang bekerja? Menyenangkan bukan?
Respon 2
Problem atau masalah dalam hidupmu tidak akan pernah lebih
besar atau lebih kuat dari kuasa Tuhan. Sebab ada tertulis: Sesungguhnya,
Akulah TUHAN, Allah segala makhluk; adakah sesuatu apapun yang mustahil
untuk-Ku? (Yeremia 32:27).
Respon 3
Bacaan: Yohanes 13:1-20. Setahun: Yeremia1-3. Nats: Jadi
jikala Aku, Tuhandan Gurumu, membasuh kakimu, maka kamu pun wajib saling
membasuh kakimu. (Yohanes 13:14). D.L. MOODY DAN SEPATU. Serombongan besar
pendeta Eropa mengahadiri Konferensi Alkitab D.L. Moody di Massachusetts pada
akhir 1800-an. Sesuai dengan tradisi Eropa, mereka biasa menaruh sepatu di luar
kamar, agar malamnya para pelayan bisa membersihkan dan menyemirnya. Mereka
lupa sedang berada di Amerika, yang tidak mengenal tradisi itu. Melihat hal
ini, Moody meminta bantuan beberapasiswa untukmembersihkan sepatu-sepatu itu,
tapi mereka enggan. Supaya tidak mempermalukan para tamu, Moody – sang
penginjil ternama itu—mengumpulkan semua sepatu lalu membersihkan dan menyemir
semuanya, di dalam kamarnya. Tanpa
sengaja seorang teman masuk ke kamarnya dan melihat apa yang ia lakukan. Esok paginya
para tamu sudah memakai sepatu yang mengilap, tanpa tahu siapa yang
membersihkannya. Moody tidak memberi tahu siapa pun. Namun, teman yang
memergoki Moody member tahu beberapa orang sehingga selama sisa kenferensi itu
mereka bergantian membersihkansepatu para tamu diam-diam. Saat Yesus dan para
murid makan bersam menjelang penyliban, Dia menanggalkanjubah-Nya dan membasuh
kaki para murid. Tanpa ragu Dia memberikan teladan tentang berhati meskipun Dia
adalah Tuhan dan Guru. Mengapa? Sebab para murid sangat perlu kerendahan hati
dalam melayani. Seorang pelayan siap berada di tempat yang lebih rendah. Siap
melakukan tugas yang tak nyaman. Siap melayani meski tak banyak dihargai.
Setiap kita sesungguhnya juga adalah pelayanan Kridtus. Bersediakah kita melayani
dan berhati hamba seperti Dia? BILA ORANG BERPUSAT PADA DIRI SENDIRI, IA BISA
TINGGI HATI. BILA ORANG BERPUSAT PADA KRISTUS, IA SEMAIKN RENDAH HATI.
Respon 4
Syalom. Amin. “Aku menaruh firman-Ku ke dalam mulutmu dan
menyembunyikan engkau dalam naungan tangan-Ku, supaya Aku kembali membentangkan
langit dan meletakkan dasar bumi, dan berkata kepada Sion: Engkau adalah
umat-Ku!” (Yesaya 51:16). Terima kasih ibu Siuuntuk motivasi FT, selamat
beraktivitas TUHAN memberkati Ibu n Keluarga. Amin.
Respon 5
Ya amin! “Tidak goyah walau da goncangan (Mazmur 16:8). Hal
ini terjadi dalam kehidupan Daud. Dia tidak goyah meski dia mengalami keadaan
yang sangat sulit seperti yang ditulis dalam (1Samuel 30:4-6). Tuhan mau kita
walaupun badai besar apapun kita alami kita tetap bersukacita dan bersyukur
amin memang sulit untuk dillakukan
tetapi jika kita mau taat pada firman-Nya. Dia yang sanggupkan kita. Selamat
berkarya. Jbu.
No comments:
Post a Comment