07 Juni 2013
Nenek Moyang TUHAN
YESUS. Matius 1:6, “Isai
memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria.”
1Samuel 16:7, “Tetapi berfirmanlah TUHAN
kepada Samuel: Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku
telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia
melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.” Mengapa
Batsyeba dipilih menjadi nenek moyang Tuhan Yesus? Tuhan memakai seseorang
bukan berdasarkan nilai-nilai yang ditetapkan oleh manusia! Bukan didasarkan
siapa kita? Bagaimana kita? Apa pekerjaan kita? Juga bukan status kita? Tetapi
Tuhan melihat HATI dan IMAN yang tertuju kepadaNYA! Bersyukurlah jika kita
dipakai Tuhan menjadi alatNya! Responi panggilanNya, niscaya rancangan Tuhan
yang TERINDAH akan digenapi secara penuh dalam hidup kita.
Respon 1
“Segala sesuatu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.
Tapi ingat: semua itu tidak bisa dilakukan tanpa diucapkan.” Happy Day
saudaraku, God bless you.
Respon 2
Mengasihi (Yoh 14:15). Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan
menuruti segala perintah-Ku. Ketaatan adalah bukti dari kasih kita kepada
Tuhan, bukan hanya perkataan, tulisan, persembahan, perasaan, tapi wujud nyata
tindakan, yaitu: menuruti atau mentaati. Dalam terjemahan yang lain ada
perbedaan antara “keep” dan “do”. Ulangan 19:9, If thou shalt keep all these
commandments and do them… Kata keep yang bermakna: menjaga atau memegang atau
mengawas-awasi posisi jarum kompasnya. Posisi bintang dan dibandingkan dengan
arah kapalnya, agar tujuan kapalnya tidak melenceng dari yang direncanakan.
Demikianlah kita harus menjaga atau mengawas-awasi kehidupan kita agar selalu
sesuai dengan firman, sebelum kita bisa taat atau “do” atau melakukan firman.
Mari kita mengawas-awasi firman, yaitu dengan mengawasinya melalui mata jasmani
kita atau membaca, juga dengan telinga jasmani kita atau mendengar, agar
nantinya mata rohani, telinga rohani kita bisa lebih tajam mengawasi atau
menjaga langkah-langkah dalam hidup kita dan agar kita bisa taat dan hidup
sesuai dengan firman.
Respon 3
Mazmur 28:7. TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya
hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku
aku bersyukur kepada-Nya. Hatiku percaya, hatiku percaya, s’lalu ku PERCAYA…
Jalani semuanya dengan Tuhan yang adalah kekuatan dan perisai kita.
Beria-rialah hatimu dan bersyukurlah karena kita akan melihat pertolongan
Tuhan. Haleluyah!
Respon 4
RENUNGAN SUBUH. Jumat, 7 Juni 2013. Amsal 29:25, “Takut
kepada orang mendatangkan jerat, tetapi siapa percaya kepada TUHAN, dilindungi.”
Perlindungan terkuat hanya di tangan Tuhan, maka mari kita belajar
mempercayakan hidup kita pada Tuhan. Selamat pagi.
Respon 5
Kita boleh punya mobil yang sangat mewah. Tetapi kendaraan
terakhir hanyalah mobil jenazah sewaan. Kita boleh punya tempat tidur yang
sangat empuk, tetapi yang terakhir hanya tidur di tepi kayu peti mati. Kita
boleh punya rumah yang sangat mewah tetapi terakhir hanyalah menginap di
kuburan dan kembali menjadi debu. Kita boleh punya gelar yang sangat hebat,
tetapi yang terakhir hanya bergelar Almarhum. Kita boleh punya wajah yang
ganteng/cantik tetapi terakhir hanyalah tengkorak. Kita boleh punya handphone
yang mahal atau canggih, tetapi terakhir alat komunikasi yang bisa
menyelamatkan kita adalah doa. Doa adalah nafas yang menghidupkan.
No comments:
Post a Comment