Friday, 14 June 2013

14 Juni 2013



14 Juni 2013
Penderitaan Akibat Ke-EGOIS-an (Hak 11:1-11). Kasih/perhatian ke Tuhan bagi Yefta (korban penderitaan dari keegoisan dari saudara-saudara tirinya) dengan mengangkat Yefta menjadi panglima perang bangsa Israel, Yefta dikenal sebagai salah satu hakim Israel yang perkasa yang disertai Tuhan. Amin. Sifat egois tidak akan pernah membuat seseorang dapat MAJU dan menjadi BERHASIL! Masihkah kita menyimpan sifat EGOIS? Berkat Tuhan tidak aka nada bagi orang yang EGOIS, mari kita belajar memperhatikan sesama dengan saling “MEMBANGUN, MENGUATKAN, dan bahkan BERDOA” bagi saudara-saudara kita yang telah menyakiti kita karena keegoisannya! Adakah kita orang yang ingin menjadi LEBIH BAIK lagi?? Dengan membuang sifat-sifat EGOIS kita?

Respon 1
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. (Yohanes 6:63). Perkataan Tuhan atau firman membawa KEHIDUPAN. Kehidupan membawa PERUBAHAN. Semua yang tidak mungkin jadi mungkin dan yang dari tidak ada menjadi ada. Cintai firmanNya!

Respon 2
“If you love life, don’t waste time, for time is what life is made up of” –Bruce Lee–

Respon 3
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. (Amsal 4:23). Pusat kehidupan kita ada di hati, di sanalah Tuhan menaruh beban, kasih, kehendak, dan tujuanNya, bila seseorang membiarkan “sampah-sampah kemunafikan, kepahitan, kemarahan, dan kesombongan” memenuhi hatinya, maka kehidupannya akan menyimpang dari kebenaran dan ujungnya adalah kematian kekal. Karena itu jagalah hatimu dengan baik melebihi anda menjaga harta bendamu. “Tombol on & off kehidupan berada di hati anda! Jagalah dengan baik.”

Respon 4
RENUNGAN PAGI. Jumat, 14 Juni 2013. Neraca yang betul, batu timbangan yang betul, efa yang betul dan hin yang betul haruslah kamu pakai; Akulah TUHAN, Allahmu yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir. (Imamat 19:36). Bagaimana dengan kuitansi yang betul? Bagaimana dengan bukti pembayaran yang betul? Pernah kita ditawari” dilebihkan atau dibuat sama pak? Bagaimana dengan menanggapinya? Atau mungkin kita dalam posisi yang lain? Seseorang yang datang pada kita dengan satu permintaan “dilebihkan ya Pak”. Bagaimana pula kita menanggapinya? Tuhan Yesus memberkati.

Respon 5
Jalan ke kampong Emaus. Lukas 24:13-32. Dalam kisah ini 2 murid yesus berjalan dan bercakap-cakap dengan Yesus sepanjang jalan menuju Emaus. Sepanjang jalan mereka berbicara dengan Yesus mengenai kejadian-kejadian Tuhan Yesus yang telah disalib, bangkit dari kubur, namun mereka belum juga sadar akan “siapa yang telah menemani mereka sepanjang jalan dan makna” dari semua itu. Mata mereka seakan dibutakan, sampai mereka MENDESAK Yesus tinggal bersama-sama dengan mereka karena hari sudah menjelang malam dan terceliklah mata mereka ketika mereka MAKAN roti bersama-sama dengan Dia. Apa makna dari semua ini? Dengan segala kepandaian manusiawi dan otak kita, mustahil kita bisa mengenal Tuhan dan mengerti jalan-jalanNya, untuk mengenal Dia kita perlu mencari Dia (mendesak, bersungguh-sungguh mencari) dan kita perlu MAKAN BERSAMA (ini berbicara hubungan) kita bisa mengenal Tuhan bila kita sungguh-sungguh mencari Dia dan menjalin hubungan yang akrab dengan Dia. Maukah kita “mendesak” Dia agar Dia tinggal dan makan bersama kita? Bila kita mengenal pribadiNya dan jalan serta rencanaNya. Amin!

Respon 6
Nyatakan kita hidup dalam sebuah perjanjianNya pribadi lewat pribadi Tuhan datang atas hidup kita. Amin! Semangat bekerja dan berdoa. JBU.

No comments:

Post a Comment