04 Juni 2013
Istri Sebagai
Penolong dan Penopang. TUHAN Allah
berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan
menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia." (Kejadian
2:18). KESETIAAN seorang istri
mendampingi suaminya adalah merupakan bagian dari menjadi PENOLONG bagi suaminya! Adakah kita para istri adalah PENOLONG/PENOPANG bagi suami kita? Atau
kita malah meninggalkan suami kita di saat suami dalam keadaan sulit? Jadilah
istri atau pendamping yang SETIA ya! Baik dalam suka maupun duka, amin.
Respon 1
Amin, puji Tuhan. Terima kasih untuk firmanNya hari ini Bu
Siu Siang, boleh menguatkan saya dalam kondisi saya yang sangat sulit ini,
suami dipenjara dan saya harus menghidupi dua anak saya. Kiranya berkat Tuhan
selalu ada bagi saya dan keluarga. Mohon dukung doa supaya saya dapat selalu
pertolongan Tuhan. Terima kasih. Gbu.
Respon 2
Mohon dukungan doa buat Yuni dan anak-anak saya di luar sana
Bu, kiranya Tuhan menyertai mereka semua di manapun mereka berada. Tq. Gbu.
Respon 3
Selasa, 4 Juni 2013. 1 Korintus 13:4, “Kasih itu sabar;
kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak
sombong.” Kasih itu bisa memaafkan, pelajaran ini yang ditekankan Allah dalam
hidup, sebab kadang mulut memaafkan tetapi hati masih belum mengampuni,
sehingga ada sisa dan sisa ini yang menjadikan akar pahit dan akar pahit inilah
yang memunculkan berbagai penyakit. Belajar dan terapkan KASIH itu MENGAMPUNI.
Selamat pagi.
Respon 4
Shalom Siu Siang, uda beberapa hari sms firman gak masuk.
Tanggapan dari Saya
Shalom Tante pagi saya baik-baik aja maaf baru bisa sms lagi
kemurahan Tuhan saya dikasih kesempatan berlibur dengan adik-adik saya ke
Thailand ya! Tq, Jbu.
No comments:
Post a Comment