12 Juni 2013
KEEGOISAN.
Yakobus 4:1-2, “Dari manakah datangnya
sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu
yang saling berjuang di dalam tubuhmu? Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu
tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak
mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak
memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.” Adakah kita anak-anak Tuhan
yang egois? Masihkan kita suka “berbagi”? Dan mengutamakan kepentingan orang lain?
Serahkan hiudp kita dipimpin oleh ROH KUDUS maka nafsu kedagingan kita dapat
ditaklukan dan KASIH Tuhan yang akan bekerja di dalam kita dan memampukan kita
menghilangkan “keegoisan” kita!
Respon 1
Kita berdoa bukan hanya karena kita membutuhkan sesuatu,
tetapi karena kita mempunyai banyak hal yang bisa kita syukuri. Sebab itu
marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah,
yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. (Ibrani 13:15)
Respon 2
RENUNGAN PAGI. Rabu, 12 Juni 2013. Semua orang yang telah
melihat kemuliaan-Ku dan tanda-tanda mujizat yang Kuperbuat di Mesir dan di
padang gurun, namun telah sepuluh kali mencobai Aku dan tidak mau mendengarkan
suara-Ku, pastilah tidak akan melihat negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah
kepada nenek moyang mereka! Semua yang menista Aku ini tidak akan melihatnya.”
(Bilangan 14:22-23). Bisa saja kita katakana aku percaya Yesus, aku percaya
mukjizatNya, bahkan aku hidup dalam mukjizat Tuhan, aku sering melihat kuasaNya
dinyatakan dalam hidupku. Namun, adakah kita benar tidak mencobai Tuhan?
Bagaimana dengan ketidakpercayaan kita padaNya? Bagaimana dengan mencemburukan
Dia, menduakan Dia? Adakah kita juga masih mau mendengarkanNya? Hidup menurut
pimpinan firman Tuhan? Berpegang pada apa yang dikatakanNya? Atau coba mari
kita hitung, sudah berapa kali kita katakan TIDAK untuk “suara” Tuhan? Untuk
firmanNya? Masih layakkah kita teriak pada Tuhan: mana janjiMu? Doa 12 Juni
2013: Tuhan, saat kami mengalami persoalan di kehidupan ini kami sering kali
salah jalan mencari jawaban masalah itu pada dunia ini. Tolong kami Tuhan untuk
menyerahkan semua persoalan hidup kami hanya padaMu lewat doa kami, karena
Engkau yang akan memberi jalan keluar. Amin, amin, amin. Tuhan Yesus
memberkati.
No comments:
Post a Comment