Amsal 12:14a, “Setiap orang dikenyangkan dengan kebaikan
oleh karena buah perkataan...” Amsal 10:19, “Didalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan
bibirnya, berakal budi.” Amin. Sudahkah kita bijak dalam berkata-kata??
Sehingga SUKA CITA selalu menyertai kita?? Amin.
Respon 1
Jangan semena-mena dan memandang rendah orang yang lebih
lemah. Tapi hormati
dan hargailah semua
orang, karena perlakuan kita terhadap orang lain (yang lemah) itu mencer-minkan
sikap hati kita terhadap Tuhan. Amsal 14:31, ‘Siapa menindas orang yang lemah,
menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin,
memulia-kan Dia.’ Selamat pagi di hari Sabtu. Selamat beraktivitas. Jesus loves
you...
Respon 2
Syalom. Amin... “Di
dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh
kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya.” (Efesus 3:12). Terima kasih Ibu Siu, selamat
beraktivitas TUHAN memberkati Ibu dan Keluarga.
Respon 3
SAAT TEDUH. Sabtu,
12 Juli 2014. Kata-Nya lagi kepada mereka, ‘Berjaga-jagalah dan waspadalah
terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah
tergantung pada kekayaan-nya itu.’ (Lukas 12:15) PLEONEXIA. Pleonexia (bahasa
Yunani) artinya ketamakan. Secara harfiah dapat diartikan sebagai kehausan
untuk memiliki lebih banyak. Manusia yang tamak tidak akan pernah merasa puas
dengan segala yang dimilikinya.
Dalam hubungan saudara, tak jarang kita
menjumpai orang yang diliputi ketamakan, misalnya saat menginginkan harta
warisan. Dalam bacaan hari ini, ada orang datang kepada Yesus, meminta agar
Yesus menyuruh saudaranya berbagi warisan dengannya. Apa jawab Yesus? Isu yang
diangkat Yesus bukan mengenai penting dan banyaknya warisan yang akan diperoleh
oleh seseorang. Semata-mata mengingini warisan disejajarkan dengan orang yang
penuh dengan ketamakan akan hal-hal jasmani. Yesus berkata dengan tegas supaya
orang semacam ini berjaga-jaga dan waspada pada ketamakan. Kehendak Yesus
adalah supaya setiap orang tak sekadar memikirkan warisan di
dunia ini. Itu bukanlah misi Yesus datang ke dunia ini. Bagi Yesus, warisan
jasmani tak akan ada artinya jika seseorang tidak kaya di hadapan Tuhan (ay. 21).
Ketamakan adalah kesalahan fatal yang membawa kita kepada kerugian kekal.
Jangan mengira dengan menimbun harta hingga berkelimpahan, maka hidup kita di
muka bumi serta merta menjadi aman dan tercukupi! Sebanyak apa pun harta yang
kita miliki, semua tidak dapat menyelamatkan kita. Bahkan Yesus menyebut orang
demikian sebagai orang bodoh. Tuhan Yesuslah harta warisan yang harus kita
miliki, yang akan menopang dan menggandeng kita dalam menempuh perjalanan
sampai di kekekalan. TEMPATKAN TUHAN DI PUSAT HIDUP; KEHADIRAN-NYA MEMBUAT
HIDUP SELALU TERASA CUKUP.
JESUS BLESS
No comments:
Post a Comment