“Omongan yang sembarangan dapat melukai hati
seperti tusukan pedang, kata-kata bijaksana bagaikan obat yang menyembuhkan.” (Amsal 12:18) Kata-kata yang seperti apa yang
kita gunakan sehari-hari khusus kepada orang-orang yang ada disekitar kita?
Kata-kata yang membangun / positif? Atau kata-kata yang menghancurkan / negatif??
Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada
hari penghakiman. Matius 12-36-37, “Tetapi
Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus
dipertanggung-jawabkannya pada hari penghakiman. Karena menurut ucapanmu engkau
akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.” Gunakan kata-kata
yang baik yang membangun sehingga “orang
yang mendengarnya beroleh kasih karunia” (Efesus 4:29). Amin.
Respon 1
Omongan yang
sembarangan dapat melukai hati seperti tusukan pedang, kata-kata bijaksana
bagaikan obat yang menyembuhkan (Amsal 12:18 BIS). Sering kali kita terutama
keluargaku kalau guyonan itu dengan kata-kata kasar, misal kalau ada orang sakit
tapi tetap merokok atau nggak nurut sama dokter kadang kita guyon “Ooo ya wis
gak lama...”, terus kalau manggil seseorang dengan sebutan ‘jembret’, maksudnya
itu guyon tapi tanpa sadar kita menyakiti hati seseorang (please forgive me ya...).
Ya itu teguran Tuhan buat aku, kata-kata guyonan yang kasar kalau digunakan
terus ya itu bisa mendarah daging sehingga kata-kata yang kita ucapkan akan selalu
kasar dan menyakitkan. Ya, mulai sekarang aku harus bertobat. Firman Tuhan
memang selalu bermanfaat untuk memperbai-ki kesalahan. Thanks God.
Respon 2
Yesus Kristus tetap
sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. (Ibrani 13:8)
Kalau dulu Tuhan Yesus mengasihi, menyembuhkan, membebaskan, memberkati,
membuat mujizat, dll. Sampai hari ini dan seterusnya Tuhan Yesus masih sama.
Respon 3
Amsal 15:4 (BMIK), “kata-kata yang baik menambah
semangat, kata-kata yang menyakitkan melemahkan hasrat.” Karena nila setitik
rusak susu sebelanga. Ckckckck sayang ya... Di kehidupan nyata juga seperti
itu. Seribu kebaikan bisa rusak gara-gara 1 kata-kata negatif. Yang tadinya
hubungannya sudah seperti saudara gara-gara dengar info yang nggak jelas dari
seseorang hubungan persaudaraan itu bisa hilang. Itu pengalaman pribadiku. Kami
punya sahabat yang sudah lebih dari saudara, tapi hanya karena adiknya ngasih info yang
menurut aku itu fitnah karena sebenarnya dia nggak ngerti apa yang sedang
terjadi alias salah paham, sahabat kami itu sekarang nggak mau lagi berhubungan
dengan kami. Kalau ketemu ya nyapa tapi cuma basa basi. Itu membuatku sedih
setiap kali melihat mereka. Karena dulu hubungan kami sangat baik sekali,
mereka sudah seperti kakak bagi kami yang lebih baik daripada kakak kandung. Ya,
itu contoh untuk Firman Tuhan pagi ini. Kata-kata punya kuasa yang luar biasa.
Baik kata-kata yang kita ucapkan maupun yang kita dengar. Mari kita sama-sama
belajar untuk memperkatakan segala yang positif supaya yang mendengar diberkati,
dan ketika kita mendengar kata-kata negatif cepat-cepatlah menolaknya sebelum
dia masuk kepikiran dan mempengaruhi hati kita. Roh Kudus, tolonglah kami,
amin.
JESUS BLESS
No comments:
Post a Comment