Efesus 5:4, “Demikian juga perkataan yang kotor, yang
kosong atau yang sembrono-- karena hal- hal ini tidak pantas-- tetapi
sebaliknya ucapkanlah SYUKUR.” Mengapa Rasul Paulus menasihatkan agar kita menghindari
perkataan yang kotor, sembrono & hampa?? Selain buang-buang waktu,
perkataan yang kosong bisa menyesatkan!
Bahkan mendatangkan murka Allah sebab setiap kata sia-sia yang diucapkan orang
harus dipertanggungjawabkannya pada hari Penghakiman... (Matius 12:36-37). Amin.
Respon
Efesus 5:4, ‘Demikian juga perkataan yang kotor, yang
kosong atau yang sembrono-- karena hal- hal ini tidak pantas-- tetapi
sebaliknya ucapkanlah SYUKUR.’ “Words are powerful” (kata-kata
memiliki kuasa). Kata-kata apa yang kita ucapkan mempengaruhi hasil akhir. Kata-kata
yang positif akan mempunyai hasil yang positif. Kata-kata yang negatif ya
menghasilkan sesuatu yang nggak baik. Kalau ada masalah sadar nggak kita sering
kali ngomong gini “mateng aku…”, “mati aku…”, “modiaaar…”, “ajuuur....”, itu kata-kata
sia-sia yang bisa melemahkan semangat kita dan orang lain. Firman Tuhan setiap
hari selama sebulan ini akan terus mengingatkan kita, kita harus punya
penguasaan diri dalam berkata-kata. Isilah pikiran kita dengan Firman Tuhan supaya
hati kita dipenuhi kata-kata Firman Tuhan dan pada akhirnya kata-kata yang kita
ucapkan adalah kata-kata yang positif seperti yang selalu ditulis di Firman
Tuhan. Selalu ada harapan, tidak ada yang mustahil, pasti ada jalan disaat tiada
jalan. Selamat belajar mencoba menjadi positif. Happy weekend!
JESUS BLESS
No comments:
Post a Comment