Efesus 4:29, “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari
mulutmu, tetapi pakailah perkata-an yang baik untuk membangun, di mana perlu,
supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.” Bagaimana kita dapat
memberikan perkataan yang membangun semangat orang lain?? Yaitu bila kita mengarahkan telinga kita
kepada Allah untuk men-dengar terlebih dahulu sebelum kita membuka mulut kita J. Amin.
Perkataan hanya efektif bila telah diucapakan, apakah perkataan kita dapat
membawa kehidupan / kehancuran? Memberi dorongan / melemahkan semangat?
Sehingga orang yang mendengarnya beroleh kasih karunia?? Jangan ijinkan kata-kata
negatif mempersempit hati kita & hati orang lain. Amin!
Respon 1
Renungan Harian. Kamis, 03 Juli 2014. HARUS DIMAINKAN.
Bahan: Kidung Agung 1-4. Nats: Marilah kita... berlomba dengan tekun dalam
perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang
tertuju kepada Yesus (Ibrani 12:1,2). Bacaan: Ibrani 12:1-12. Di kota Cremona,
Italia, didirikan sebuah museum biola, ratusan biola kenamaan yang dipajang, termasuk yang berusia
lebih dari tiga ratus tahun.
Andrea Masconi ditugas-kan merawat biola-biola tersebut. Selama tiga puluh
tahun, tiap pagi ia memainkan sekitar sepuluh biola bergantian. Tiap biola
dimain-kannya selama enam sampai tujuh menit. Tujuannya supaya kualitas
suaranya tetap terjaga. “Kayu biola bagai otot manusia. Jika tidak dimainkan
bakal cepat kendor dan rusak,” katanya. Otot rohani kita juga harus dipakai
agar tetap berfungsi prima. Hidup kristiani bagaikan ‘perlombaan lari yang
diwajibkan’ (ayat 1). Tiap peserta harus melatih otot tubuhnya tiap hari.
Memang melelahkan, tetapi itulah satu-satunya cara mempertahankan stamina otot.
Dalam pertan-dingan iman, otot rohani bisa dilatih lewat ujian dan masalah. Tak
heran, kadang Tuhan memberi ‘ganjaran’ (ayat 7-9). Kadang kita dibiarkan
menghadapi masalah rumit. Di waktu lain, kita dihadapkan dengan ujian iman yang
berat. Lewat semua itu kita bisa melatih kesabaran, kepekaan, dan kebergantungan diri
kepada-Nya. Dia menghajar kita untuk kebaikan kita (ayat 10). Apakah Anda
sering meragukan kasih Allah, ketika menempuh jalan hidup yang sulit? Pernahkan
Anda merasa iri melihat orang lain hidup lebih nyaman, sedang hidup Anda penuh
perjuangan? Percayalah, Allah mengizinkan banyak persoalan datang, karena Dia
ingin terus membentuk hidup kita. Seperti Andrea Masconi, setiap pagi Dia
menggesek dawai hidup kita supaya tetap berada dalam kondisi prima. Tidak
kendur. Berjuanglah bersama-Nya. ALLAH TIDAK MENGANUGERAH-KAN KEMENANGAN TANPA
LATIHAN DAN PERJUANGAN. Tuhan Yesus memberkati.
Respon 2
Ke mana aku dapat pergi menjauhi Roh-Mu, ke mana aku
dapat lari dari hadapan-Mu? (Mazmur 139:7) Tidak peduli apa yang sedang kita alami
dalam hidup dan dimana kita berada... Ada
Tuhan di sana! The Lord is there! Jesus is our Savior!
Respon 3
Dalam ilmu
kedokteran ditemukan penyakit yang menyerang jantung secara tiba-tiba dan bisa
mengakibatkan kematian, dinamakan “sindrom patah hati” (broken heart). Jantung yang
normal biasanya bekerja dengan berdegup setiap detik secara teratur untuk
mengantarkan darah ke seluruh tubuh. Sindrom broken heart ini biasanya
ditemukan pada orang-orang yang mengalami kejadian menyedihkan seperti
ditinggal pergi oleh orang yang dikasihi. Bentuk jantung pada orang-orang yang
sedang bersedih ini bisa mengalami perubahan bentuk menjadi tidak seperti
biasanya, menjadi memanjang / lonjong. Dan
degupan jantung berubah melemah, hanya bagian atas yang berdegup sehingga
otomatis peredaran darah menjadi terganggu dan bisa mengakibatkan
serangan jantung tiba-tiba yang
berakibat fatal. Maka benar apa yang dikatakan firman Tuhan bahwa kita harus
selalu menjaga hati. Amsal 4:23; Jagalah hatimu dengan segala kewaspa-daan,
karena dari situlah terpancar kehidupan. Hiduplah setiap hari dengan hati yang
penuh ucapan syukur. Dan percaya sepenuhnya bahwa Tuhan berdaulat dalam hidup
kita. Maka sukacita, damai sejahteraNYA akan tercurah senantiasa... Buang
segala pikiran, perkataan, perbuatan yang negatif... Betapa kita harus selalu
bersyukur, karena jantung kita masih bisa berdetak setiap hari. Setiap detak
jantung kita gratis diberi oleh Tuhan, Jadi pergunakanlah semua itu hanya untuk
menyenangkan hati Tuhan. Hiduplah penuh sukacita, bagikan cinta kasih Tuhan
kepada sesama. Jagalah kesehatan tubuhmu, cintailah jantungmu yang dipercayakan
Tuhan. Jangan penuhi dengan sesuatu yang bisa merusaknya tapi penuhilah dengan hal-hal
yang positif. Amsal 17:2; Hati yang
gembira adalah obat yang manjur, tetapi
semangat yang patah mengeringkan tulang. Amsal 15:13; Hati yang gembira membuat
muka berseri- seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat.
No comments:
Post a Comment