Amsal 18:21, “Hidup dan mati dikuasai
lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.” Sesorang yang mau
dibangun lebih baik lagi, dia harus menguasai perkataannya. Mintalah
Pertolongan Roh Kudus untuk mengedalikan lidah kita. Mazmur 141:3, “Awasilah muluntuku, ya TUHAN, berjagalah
pada pintu bibirku!” Amin. Selamat berlibur, selamat menuju Kemenangan / VICTORY
untuk Indonesia Tercinta.
Respon 1
Ams 18:21, ‘Hidup
dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya akan memakan buahnya.’ Kuasa
kata-kata sangat besar, terutama untuk membangun diri sendiri. Apa yang kita
katakan itu yang akan terjadi pada diri kita. Jadi berkata-katalah yang baik-baik
saja pada diri sendiri dan orang lain. Kalau mau ngomong nggak boleh asal
ceplos harus dipikir dulu, supaya apa yang kita katakan bisa membangun diri
sendiri dan nggak menyakiti hati orang lain. Bayangkan seandai-nya kita setiap
hari berhubungan dengan orang yang terus ngomong negative, ‘hidupku kok kayak
gini terus ya??? Capek aku’, ‘maagku kumat lagi’, ‘kepalaku pusing’, ‘badanku sakit
semua’, ‘orang itu lho mbencekno’, ‘orang itu lho kalau ngomong kok mesti nggak
enak’. Bayangkan kalau setiap hari kita dengar kata-kata yang nggak membangun seperti
itu terus, stres kan?? Kita jadi malas kan ketemu orang
itu? Nah kita harus jadi orang yang
punya kata-kata yang selalu positif dan bisa membuat orang lain nyaman ngobrol sama
kita. Kata-kata kita menentukan hidup kita. Selamat belajar berkata-kata yang
positif dan selamat nyoblos.
Respon 2
Syalom. Amin... “Pulihkanlah
keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!”
(Mazmur 126:4). Terima ksih Ibu Siu, selamat beraktivitas TUHAN memberkati Ibu
bersama keluarga.
No comments:
Post a Comment