Sunday, 1 July 2012

Kata Pengantar



Saya percaya kerinduan setiap orang percaya adalah untuk semakin menyenangkan hati Tuhan dalam setiap aspek kehidupan mereka. Tentu saja, kita berbuat hal-hal yang berkenan di hadapanNya bukanlah supaya kita diselamatkan karena keselamatan kita telah lunas dibayar di Kalvari. Kita berbuat hal-hal sesuai dengan kehendakNya karena kita adalah orang-orang benarNya Tuhan, jadi sudah seharusnya kita melakukan segala sesuatu seturut kehendakNya.
      Memiliki disiplin rohani merupakan hal yang mudah namun di sisi lain juga sulit. Mudah karena kita mengasihi Tuhan jadi memang itu kerinduan kita, sedangkan sulit karena kita masih di dalam daging. Bahkan, Paulus sendiri masih bergumul dalam dosa sama seperti yang kita alami, “sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah, tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku.” (Roma 7:22-23).
      Namun, Paulus mengajarkan juga kepada kita, “tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.” (1 Korintus 9:27).
      Disiplin rohani harus dilatih terus menerus, setiap hari. Tuhan Yesus mengatakan kepada murid-muridNya, “setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.” (Matius 16:24). Percayalah saudara, kita tidak sendirian menghadapinya sebab kita tahu, “bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.” (1 Petrus 5:9b).
      Semakin antusias di dalam Tuhan dan saya berdoa supaya setiap kita semakin bertumbuh di dalam kasih karuniaNya yang besar. Tuhan Yesus memberkati.

Siu Siang

No comments:

Post a Comment