Monday, 23 July 2012

23 Juli 2012



23 Juli
Punyailah mental seorang prajurit yang tidak mudah menyerah, jangan meraihnya dengan cara-cara instan tetapi teruslah berjuang, ubah pola pikir yang sempit menjadi luas, cara kerja yang kurang baik menjadi lebih baik, komunikasi pasif menjadi aktif supaya semakin hari hidup kita semakin efektif dan memberi hasil yang maksimal, amin. 2 Samuel 5:1-5, “Lalu datanglah segala suku Israel kepada Daud di Hebron dan berkata: Ketahuilah, kami ini darah dagingmu. Telah lama, ketika Saul memerintah atas kami, engkaulah yang memimpin segala gerakan orang Israel. Dan TUHAN telah berfirman kepadamu: Engkaulah yang harus menggembalakan umat-Ku Israel, dan engkaulah yang menjadi raja atas Israel. Maka datanglah semua tua-tua Israel menghadap raja di Hebron, lalu raja Daud mengadakan perjanjian dengan mereka di Hebron di hadapan TUHAN; kemudian mereka mengurapi Daud menjadi raja atas Israel. Daud berumur tiga puluh tahun, pada waktu ia menjadi raja; empat puluh tahun lamanya ia memerintah. Di Hebron ia memerintah atas Yehuda tujuh tahun enam bulan, dan di Yerusalem ia memerintah tiga puluh tahun atas seluruh Israel dan Yehuda.” 1 Raja-Raja 2:11, “Dan Daud memerintah orang Israel selama empat puluh tahun; di Hebron ia memerintah tujuh tahun, dan di Yerusalem ia memerintah tiga puluh tiga tahun.”

Respon 1
Amin, baik Ibu saya mengerti. Meskipun terkadang dalam hidup ini saya harus melewati sungai dengan arusnya yang sangat kuat, saya akan belajar tetap tenang! Memang saya mengakui Ibu, di mana terkadang saya juga pernah mengalami ketidaktenangan, namun setelah saya menyadari semuanya itu bukan dikarenakan masalah yang terlalu besar atau iblis yang terlalu kuat. Akan tetapi semuanya itu dikarenakan saya tidak kuat di dalam iman! Jadi setelah saya mengerti dan belajar tetap tenang untuk terus memandang kepada Tuhan dan mengikuti perintahnya, dengan melakukan hidup benar sesuai jalan yang sudah ditunjukkanNya, mau ada badai seperti apapun saya tidak akan menyerah, untuk tetap percaya bahwa Allah tidak pernah mengecewakan! Terima kasih Ibu, selamat berkarya, sukses untuk Ibu! Tuhan memberkati, amin.

Respon 2
Sukses akan lebih berarti kalau dicapai melalui perjuangan, sesuatu yang datang dengan instan akan pergi dengan instan pula, “easy come easy go”. Bersyukurlah dengan apa yang sudah Tuhan beri dan yang sudah Tuhan sediakan, karena rasa syukur membendung ambisi yang berlebihan.

No comments:

Post a Comment