23 Juli
Punyailah mental seorang prajurit
yang tidak mudah menyerah, jangan meraihnya dengan cara-cara instan tetapi
teruslah berjuang, ubah pola pikir yang sempit menjadi luas, cara kerja yang
kurang baik menjadi lebih baik, komunikasi pasif menjadi aktif supaya semakin
hari hidup kita semakin efektif dan memberi hasil yang maksimal, amin. 2 Samuel
5:1-5, “Lalu datanglah segala suku Israel kepada Daud di Hebron dan berkata:
Ketahuilah, kami ini darah dagingmu. Telah lama, ketika Saul memerintah atas
kami, engkaulah yang memimpin segala gerakan orang Israel. Dan TUHAN telah
berfirman kepadamu: Engkaulah yang harus menggembalakan umat-Ku Israel, dan
engkaulah yang menjadi raja atas Israel. Maka datanglah semua tua-tua Israel
menghadap raja di Hebron, lalu raja Daud mengadakan perjanjian dengan mereka di
Hebron di hadapan TUHAN; kemudian mereka mengurapi Daud menjadi raja atas
Israel. Daud berumur tiga puluh tahun, pada waktu ia menjadi raja; empat puluh
tahun lamanya ia memerintah. Di Hebron ia memerintah atas Yehuda tujuh tahun
enam bulan, dan di Yerusalem ia memerintah tiga puluh tahun atas seluruh Israel
dan Yehuda.” 1 Raja-Raja 2:11, “Dan Daud memerintah orang Israel selama
empat puluh tahun; di Hebron ia memerintah tujuh tahun, dan di Yerusalem ia
memerintah tiga puluh tiga tahun.”
Respon 1
Amin, baik Ibu saya mengerti.
Meskipun terkadang dalam hidup ini saya harus melewati sungai dengan arusnya
yang sangat kuat, saya akan belajar tetap tenang! Memang saya mengakui Ibu, di
mana terkadang saya juga pernah mengalami ketidaktenangan, namun setelah saya
menyadari semuanya itu bukan dikarenakan masalah yang terlalu besar atau iblis
yang terlalu kuat. Akan tetapi semuanya itu dikarenakan saya tidak kuat di
dalam iman! Jadi setelah saya mengerti dan belajar tetap tenang untuk terus
memandang kepada Tuhan dan mengikuti perintahnya, dengan melakukan hidup benar
sesuai jalan yang sudah ditunjukkanNya, mau ada badai seperti apapun saya tidak
akan menyerah, untuk tetap percaya bahwa Allah tidak pernah mengecewakan!
Terima kasih Ibu, selamat berkarya, sukses untuk Ibu! Tuhan memberkati, amin.
Respon 2
Sukses akan lebih berarti kalau
dicapai melalui perjuangan, sesuatu yang datang dengan instan akan pergi dengan
instan pula, “easy come easy go”. Bersyukurlah dengan apa yang sudah Tuhan beri
dan yang sudah Tuhan sediakan, karena rasa syukur membendung ambisi yang
berlebihan.
No comments:
Post a Comment