06
Juli
Kesanggupan merenungkan dan
merasakan kebaikan Tuhan memudahkan kita untuk menyaksikan iman kita, beranikah
kita mendeklarasikan iman kita di hadapan orang lain? Keluaran 18:8-12, “Sesudah itu Musa menceritakan kepada
mertuanya segala yang dilakukan TUHAN kepada Firaun dan kepada orang Mesir
karena Israel dan segala kesusahan yang mereka alami di jalan dan bagaimana
TUHAN menyelamatkan mereka. Bersukacitalah Yitro tentang segala kebaikan, yang
dilakukan TUHAN kepada orang Israel, bahwa Ia telah menyelamatkan mereka dari
tangan orang Mesir. Lalu kata Yitro: Terpujilah TUHAN, yang telah menyelamatkan
kamu dari tangan orang Mesir dan dari tangan Firaun. Sekarang aku tahu, bahwa
TUHAN lebih besar dari segala allah; sebab Ia telah menyelamatkan bangsa ini
dari tangan orang Mesir, karena memang orang-orang ini telah bertindak angkuh
terhadap mereka. Dan Yitro, mertua Musa, mempersembahkan korban bakaran dan
beberapa korban sembelihan bagi Allah; lalu Harun dan semua tua-tua Israel
datang untuk makan bersama-sama dengan mertua Musa di hadapan Allah.”
Respon
Iya Ibu, dengan saya
menyadari bahwa seluruh hidup saya ini hanya milik Tuhan, dan serta saya
percaya akan kuasa Allah dan otoritas di dalam nama Yesus, maka saya tidak akan
ragu lagi Ibu, untuk saya dapat mendeklarasikan iman saya, dikarenakan dengan
iman juga saya percaya bahwa firman Tuhan adalah ya dan amin. Terima kasih
banyak ya Ibu, selamat berkarya, Tuhan memberkati, amin.
No comments:
Post a Comment