Monday, 16 July 2012

16 Juli 2012



16 Juli
Buanglah amarah dari hidup kita karena itu akan membuahkan sakit dan kepahitan belaka. Bangunlah pengertian dan kesabaran yang luas maka hidup kita akan terasa indah! Amarah yang meledak-ledak selalu berawal dari kebodohan dan berakhir dengan penyesalan. Amsal 15:18, “si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan.” Amsal 24:19, “Jangan menjadi marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri kepada orang fasik.” Amin.

Respon
Amin, baik Ibu dengan perisai iman, saya akan belajar untuk memadamkan setiap panah berapi yang dikirim musuh meliputi iri hati, amarah, kepahitan, dan gusaran yang dilontarkan untuk melawan hidup saya di dalam nama Tuhan Yesus! Dan saya akan belajar untuk membangun kesabaran di dalam setiap aspek kehidupan ini Ibu, karena saya percaya bahwa rencana Tuhan adalah pikiran damai sejahtera dan bukan kejahatan, untuk membawa setiap orang percaya kepada tujuan yang diharapkan! Terima kasih Ibu, selamat berkarya, Tuhan memberkati, Gbu.

No comments:

Post a Comment