14
Juli
“Kembalilah
tenang, hai jiwaku, sebab TUHAN telah berbuat baik kepadamu.”
(Mazmur 116:7). Mari saudaraku, kita menyandarkan diri kita dan meletakkan
kepala kita di bahu Tuhan sebab di sanalah ada ketenangan, “kepercayaan” kepada Tuhan merupakan
kunci untuk mendapatkan ketenangan di tengan badai kehidupan, amin.
Respon
1
Amin, segala puji bagi Tuhan!
Benar Ibu, badai pencobaan memang boleh ada, namun satu hal yang akan saya
lakukan bahwa saya akan tetap berpengharapan kepada Tuhan dengan iman percaya;
sebab saya tahu bahwa, Tuhan-lah sang Gembala dan pemelihara bagi jiwaku yang
akan memberikan penghiburanNya yang menyenangkan jiwa ini, sehingga jiwa ini
diselamatkan dari kehancuran penindas-penindas yang mengejar jiwa dan mengalami
ketenangan! Terima kasih Ibu, selamat berkarya, dan sukses selalu Tuhan
memberkati, amin.
Respon
2
Yes 38:15-16. Hati yang
senantiasa berharap dan bersandar kepada Tuhan akan menenangkan jiwa dan roh,
sehingga iman menjadi kuat dan menguatkan iman orang lain, setiap kata yang
keluar dari iman yang kuat memberikan semangat dan kekuatan. Salomo mengatakan:
perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya seperti buah apel emas dipiring
perak.
Respon
3
Tante, thank you untuk
sharing ayatnya tadi pagi. Saya perlu dengar itu hari-hari ini J
thank you Tante! Gbu.
No comments:
Post a Comment