Saturday, 14 July 2012

14 Juli 2012



14 Juli
“Kembalilah tenang, hai jiwaku, sebab TUHAN telah berbuat baik kepadamu.” (Mazmur 116:7). Mari saudaraku, kita menyandarkan diri kita dan meletakkan kepala kita di bahu Tuhan sebab di sanalah ada ketenangan, “kepercayaan” kepada Tuhan merupakan kunci untuk mendapatkan ketenangan di tengan badai kehidupan, amin.

Respon 1
Amin, segala puji bagi Tuhan! Benar Ibu, badai pencobaan memang boleh ada, namun satu hal yang akan saya lakukan bahwa saya akan tetap berpengharapan kepada Tuhan dengan iman percaya; sebab saya tahu bahwa, Tuhan-lah sang Gembala dan pemelihara bagi jiwaku yang akan memberikan penghiburanNya yang menyenangkan jiwa ini, sehingga jiwa ini diselamatkan dari kehancuran penindas-penindas yang mengejar jiwa dan mengalami ketenangan! Terima kasih Ibu, selamat berkarya, dan sukses selalu Tuhan memberkati, amin.



Respon 2
Yes 38:15-16. Hati yang senantiasa berharap dan bersandar kepada Tuhan akan menenangkan jiwa dan roh, sehingga iman menjadi kuat dan menguatkan iman orang lain, setiap kata yang keluar dari iman yang kuat memberikan semangat dan kekuatan. Salomo mengatakan: perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya seperti buah apel emas dipiring perak.

Respon 3
Tante, thank you untuk sharing ayatnya tadi pagi. Saya perlu dengar itu hari-hari ini J thank you Tante! Gbu.

No comments:

Post a Comment