Tuesday, 17 July 2012

17 Juli 2012



17 Juli
Hidup ini begitu hiruk pikuk, rasanya ada saja yang harus dilakukan, tempat yang harus dikunjungi, dan orang-orang yang masih ditemui. Meski tidak ada orang yang mau menjalani hidupnya tanpa melakukan sesuatu yang berarti. Ketentraman yang kita butuhkan terancam direnggut oleh laju kehidupan yang begitu cepat! Hidup terkadang membuatku letih dan tertekan, namun aku ingin berhenti sejenak, meluangkan waktu untuk menenangkan jiwaku di hadapanNya dan berbicaralah padaku melalui firmanMu agar ENGKAU dapat menyegarkan kembali jiwa dan rohku ya Tuhan, amin. Mazmur 131:2, “Sesungguhnya, aku telah menenangkan dan mendiamkan jiwaku; seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya, ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku.”

Respon 1
Thanks ci, renungannya memberkati saya sekali hari ini. Jbu too ci, selamat beraktivitas :)

Respon 2
Amin, amin! Ibu benar, terkadang sebagai manusia saya juga seringkali di hadapkan oleh aktivitas dan kebisingan yang memang sangat dekat sekali dengan diri ini dan berjalan berdampingan, hingga saya terkadang sampai pada titik kejenuhan dan lelah! Akan tetapi Ibu, ketika saya sadar bahwa saya membutuhkan cukup ruang bagi diri sendiri di dalam hadirat Tuhan, di situlah saya merasa bahwa roh ini diciptakan dan diperbaharui kembali! Dan saat-saat itulah Ibu hadiratNya menjadi sebuah air bagi jiwa saya yang haus! Untuk saya dapat kekuatan yang baru dan pemulihan kembali bagi jiwa ini! Terima kasih sekali Ibu untuk firmanNya pagi ini, selamat beraktivitas Tuhan memberkati, amin.

Respon 3
1 Petrus 4:1-2. 1.) Jika kita menghadapi penderitaan, persoalan, pergumulan, kita tidak perlu heran, shock, stres, frustasi, putus asa, anggaplah itu sebagai ujian. 2.) Ujian tidak enak tetapi PERLU. Proses pendidikan oleh TUHAN sering berat. Contohnya, umat Israel diajak berputar 40 tahun sebelum masuk ke tanah perjanjian. 3.) Situasi kita mungkin saat ini tidak mudah. Apapun yang terjadi panggilan kita adalah mewujudkan kesetiaan kepada Kristus sebaik-baiknya, seefektif-efektifnya, selama-lamanya di tengah-tengah situasi tertentu. Selamat pagi, selamat beraktivitas, tetap semangat!! Doaku menyertai selama-lamanya JHBU ALL.

Respon 4
1 Raja-Raja 19:1-8. Manusia memang dicipta segambar dengan Allah, tapi karena dosa manusia kehilangan kemuliaanNya sehingga harus mengalami jerih payah, tapi Tuhan tidak membiarkan anak-anakNya sendirian. Nabi Elia dalam keputusasaannya, tetap dipeliharaNya. Tetap berharap dan berserah kepada Tuhan, tapi jangan menyerah. Berserah itu menyerahkan kontrol tanpa kehilangan kekuatan.

No comments:

Post a Comment