17 Juli
Hidup ini begitu hiruk pikuk,
rasanya ada saja yang harus dilakukan, tempat yang harus dikunjungi, dan
orang-orang yang masih ditemui. Meski tidak ada orang yang mau menjalani
hidupnya tanpa melakukan sesuatu yang berarti. Ketentraman yang kita butuhkan
terancam direnggut oleh laju kehidupan yang begitu cepat! Hidup terkadang
membuatku letih dan tertekan, namun aku ingin berhenti sejenak, meluangkan
waktu untuk menenangkan jiwaku di hadapanNya dan berbicaralah padaku melalui
firmanMu agar ENGKAU dapat menyegarkan kembali jiwa dan rohku ya Tuhan, amin.
Mazmur 131:2, “Sesungguhnya, aku telah menenangkan dan mendiamkan jiwaku; seperti
anak yang disapih berbaring dekat ibunya, ya, seperti anak yang disapih jiwaku
dalam diriku.”
Respon 1
Thanks ci, renungannya memberkati
saya sekali hari ini. Jbu too ci, selamat beraktivitas :)
Respon 2
Amin, amin! Ibu benar, terkadang
sebagai manusia saya juga seringkali di hadapkan oleh aktivitas dan kebisingan
yang memang sangat dekat sekali dengan diri ini dan berjalan berdampingan,
hingga saya terkadang sampai pada titik kejenuhan dan lelah! Akan tetapi Ibu,
ketika saya sadar bahwa saya membutuhkan cukup ruang bagi diri sendiri di dalam
hadirat Tuhan, di situlah saya merasa bahwa roh ini diciptakan dan diperbaharui
kembali! Dan saat-saat itulah Ibu hadiratNya menjadi sebuah air bagi jiwa saya
yang haus! Untuk saya dapat kekuatan yang baru dan pemulihan kembali bagi jiwa
ini! Terima kasih sekali Ibu untuk firmanNya pagi ini, selamat beraktivitas
Tuhan memberkati, amin.
Respon 3
1 Petrus 4:1-2. 1.) Jika kita
menghadapi penderitaan, persoalan, pergumulan, kita tidak perlu heran, shock,
stres, frustasi, putus asa, anggaplah itu sebagai ujian. 2.) Ujian tidak enak
tetapi PERLU. Proses pendidikan oleh TUHAN sering berat. Contohnya, umat Israel
diajak berputar 40 tahun sebelum masuk ke tanah perjanjian. 3.) Situasi kita
mungkin saat ini tidak mudah. Apapun yang terjadi panggilan kita adalah
mewujudkan kesetiaan kepada Kristus sebaik-baiknya, seefektif-efektifnya,
selama-lamanya di tengah-tengah situasi tertentu. Selamat pagi, selamat
beraktivitas, tetap semangat!! Doaku menyertai selama-lamanya JHBU ALL.
Respon 4
1 Raja-Raja 19:1-8. Manusia
memang dicipta segambar dengan Allah, tapi karena dosa manusia kehilangan
kemuliaanNya sehingga harus mengalami jerih payah, tapi Tuhan tidak membiarkan
anak-anakNya sendirian. Nabi Elia dalam keputusasaannya, tetap dipeliharaNya.
Tetap berharap dan berserah kepada Tuhan, tapi jangan menyerah. Berserah itu
menyerahkan kontrol tanpa kehilangan kekuatan.
No comments:
Post a Comment