Monday, 30 April 2012

30 April 2012



30 April
Ada kalanya seorang sahabat hanya butuh “didengarkan” dengan begitu bebannya menjadi lebih ringan! Belajarlah untuk “mendengarkan” sahabat-sahabat kita dan “berbicaralah” pada saat yang tepat, Tuhan sendiri tidak menginginkan kita berbicara terus menerus di dalam DOA, ada saatnya di mana Tuhan menginginkan kita duduk diam mendengarkan DIA berbicara. Amsal 18:13, “Jikalau seseorang memberi jawab sebelum mendengar, itulah kebodohan dan kecelaannya.”  Yakobus 1:19, “Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah.”

Respon 1
Seorang teman adalah seseorang yang ada untuk Anda ketika dia lebih suka berada di tempat lain. Selamat beraktivitas, Gbu.

Respon 2
Baik Ibu saya akan senantiasa belajar berjalan dengan pimpinan Roh KudusNya Ibu, agar saya boleh belajar untuk mengetahui mana yang tepat untuk mengatakan sesuatu dari pada diam dan mana yang lebih baik untuk diam daripada berkata-kata! Ibu, apakah semua hikmat yang Ibu bagikan pagi ini semua arti yang ditunjukkan oleh Tuhan pada saat saya tidur tadi malam, bahwa saya diminta menyediakan tempat-tempat dan meminjamkan kepada orang lain yang akan mengambil air di sebuah sumur! Saya tidak tahu Ibu, jujur saya seringkali mengabaikanNya karena takut itu semua buatan Iblis! Akan tetapi seringkali Tuhan membukakan arti dari mimpi saya lewat firman Tuhan yang saya baca, atau sidang jemaat yang saya ikuti, buku yang saya baca, maupun firman Tuhan dan semua hikmat yang Ibu bagikan seringkali meneguhkan dan  membukakan! Ibu maaf, bagaimana ya caranya untuk mengetahui kalau mimpi itu dari Tuhan atau dari iblis? Terima kasih Ibu! Tuhan memberkati.

Respon 3
Shalom Ibu, selamat sore! Terima kasih banyak atas kesediaan Ibu untuk menjelaskan semuanya! Dan kesaksian Ibu yang sungguh luar biasa! Membuat saya jadi menyadari dan mengerti betapa pentingnya untuk menjaga agar yang keluar dari perkataan ini hanya untuk memberkati melainkan bukan mengutuki! Dan biasanya kalau Tuhan berbicara dengan membisikkan di dalam hati suaraNya dengan jelas saya dapat mengenali-Nya Ibu! Tetapi kalau mimpi saya seringkali melupakannya begitu aja Ibu! Dan Ibu tepat sekali mengatakannya saya seringkali seperti itu Ibu, hingga jauh hari setelah ada yang meneguhkan saya baru bilang, o.. Ini to yang Tuhan mau, begitu Ibu! Seperti tempo hari yang lalu saya tidak melihat orangnya tetapi hanya mendengar suara yang mengatakan sediakan payung dan pakaikan jas hujan untuk anak-anakmu! Dan spontan tengah malam itu saya langsung terbangun dan tidak bisa tidur lagi! Lalu saya pakai berdoa dan membaca firman Tuhan! Dan lewat beberapa waktu saya dibuat kaget dengan sidang jemaat yang saya ikuti dengan mengatakan waktu ini adalah sudah akhir zaman di mana ada kesusahan besar di mana-mana dan ada hujan air mata di muka bumi ini! Maka pakailah payung dan jas hujan firman Tuhan untuk melindungi kita dari kesusahan dunia! Di situ saya baru mengerti Ibu! Dan terima kasih ya Ibu, saya senang sekali mendengar penjelasan dari Ibu dan saran Ibu siang ini! Saya akan belajar untuk melakukan itu semua Ibu! Tuhan memberkati! Amin.


Tanggapan Saya untuk Respon 3
Shalom Ibu Maria, selamat sore! Tiba-tiba saya diingatkan tentang mimpi Ibu: orang-orang yang membutuhkan air dan Ibu diminta untuk menyediakan tempat-tempatnya ya! Kalau boleh saya artikan: air gambaran dari “FirmanNya” yang hidup dan berkuasa sedangkan tempat-tempat yang diminta untuk dipersiapkan untuk diberikan atau dipinjamkan adalah kerelaan Ibu untuk memberikan “hati” atau kasihNya Tuhan melalui hidup Ibu dengan membagikan atau memberikan “air” atau firman kehidupan bagi mereka yang membutuhkan “keselamatan” yaitu firmanNya yang sudah Ibu dapat untuk dibagikan atau diberikan kepada mereka yang membutuhkan! Itu artinya Ibu akan dipersiapkan untuk dipakai sebagai alat kemuliaan-Nya! Bersiap-siaplah untuk mengerjakan semua apa yang DIA ingin lakukan melalui Ibu yaitu dengan menyediakan “sumur” atau tanah hati yang baik untuk terus diisi oleh kebenaran firmanNya ya! Amin selamat menyambut kedatanganNya :)

Respon 4
Sore Ibu, damai sejahtera Tuhan selalu menyertai di mana pun kaki Ibu melangkah malaikat Tuhan selalu menjagai! Amin. Ibu terima kasih sekali untuk kesediaan Ibu dipakai Tuhan untuk membukakan selubung mimpi saya! Dan senantiasa Tuhan memberkati! Amin.

No comments:

Post a Comment