07 April
“Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia
diseret dan dipikat olehnya.” (Yakobus 1:14) Ingatlah cara hidup mengikuti hawa
nafsu “aku yang terutama” bukanlah kunci menuju kesuksesan, utamakan
Tuhan, bagaimana caranya? Tunduk kepada Tuhan, “Karena itu
tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!”
(Yak 4:7), kedua: mendekatlah kepada Tuhan, “Mendekatlah kepada
Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu
orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!”
(Yak 4:8), ketiga: “rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan dan IA akan
meninggikan dirimu” (Yakobus 4:10).
Respon
Amin, iya Ibu Maria akui terkadang dalam diri ini ada suatu
keinginan-keinginan terpikat sesuatu yang ingin saya punyai Ibu! Akan tetapi
Maria bersyukur punya BAPA yang sudah begitu baik dan sungguh baik hingga Maria
seringkali ditegur bila Maria sudah terlalu lama berada di luar rumah hingga
Maria lupa waktu untuk pulang dan lupa akan BAPA yang sudah begitu lama
menunggu di depan pintu Ibu! Maka dengan itu Maria cepat sadar bahwa tidak
mungkin Maria mempunyai kekuatan untuk hidup di luar rumah kalau tidak membawa
bekal yang sudah diberikan BAPA untuk saya melakukan rutinitas! Memakai
kekuatan sendiri sekuat apapun usaha saya tetap tidak bisa Ibu karena BAPA yang
lebih berkuasa sudah menyediakannya! Hanya menunggu waktu yang tepat untuk saya
boleh belajar terus berharap kepadaNya Ibu! Sekali lagi terima kasih ya Ibu!
Tuhan memberkati! Amin.
No comments:
Post a Comment