28 April
Ada 3 hal yang diharapkan oleh Tuhan dari seorang murid Kristus.
- Disiplin dalam perkataan. Yesaya 50:4a, “Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu.” Seorang murid selalu memiliki perkataan yang positif, memberi se-mangat, menghibur, dan menyembuhkan orang lain.
- Seorang murid Kristus pasti ingin mendengar suara Tuhan. Yesaya 50:4b, “Setiap pagi Ia mempertajam pen-dengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.” Miliki telinga yang peka akan suara Roh Kudus.
- Seorang murid pasti mendisiplin dirinya dalam segala hal. 1 Korintus 9:27, “Tetapi aku melatih tubuhku dan me-nguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.”
Sudahkan sebagai murid Kristus kita mendisiplin diri kita masing-masing?
Respon 1
Baik Ibu, dengan segala kerendahan hati saya mau melakukan setiap
disiplin yang sudah diberikan Tuhan melalui firmanNya! Dan tentunya saya akan
senantiasa memohon dalam doa untuk Tuhan mampukan melalui Roh KudusNya Ibu...
Hanya dengan selalu berjalan dengan Roh KudusNya-lah saya selalu diingatkan
ketika ada sesuatu yang saya lakukan tidak berkenan di hadapanNya dan
menyimpang dari firmanNya! Itu yang seringkali saya alami Ibu. Kalau dengan
berjalan sendiri saya menyadari sungguh tidak mampu untuk melakukannya. Maka
saya mau Ibu untuk terus belajar mengandung firmanNya agar senantiasa saya
berada dalam naunganNya dan bisa diper-baharui setiap hari! Dan Ibu benar!
Beberapa hari ini saya dibuat sadar oleh Tuhan dan juga perkataan Ibu untuk
berdisiplin dalam perkataan! Saya menyadari itu sangat penting sekali Ibu.
Seperti firman Tuhan mengatakan: orang mengandalkan kesia-siaan dan mengucapkan
dusta, orang mengandung bencana dan melahirkan kelaliman! Ibu, terima kasih
atas makanan yang sudah Ibu siapkan setiap pagi dan Ibu bagikan pada saya! Dan
Tuhan mengingatkan saya untuk tidak menilai rasanya! Tetapi makanan atau firman
Tuhan yang sudah Ibu siapkan harus saya makan! Sekali lagi terima kasih Ibu!
Tuhan memberkati! Amin.
Respon 2
Shalom Ibu! Selamat siang. Mohon maaf ada yang mau saya tanyakan ke Ibu,
Yesaya 50:4a yang firmanNya mengatakan “Tuhan Allah telah memberikan kepadaku
lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru
kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk
mendengar seperti seorang murid! Ibu yang saya tanya hanya ini saja, lalu yang
Yesaya 50:4b itu ndak ada? Apa saya yang salah carinya ya Ibu karena yang saya
baca ayatnya hanya 4 saja tidak ada a atau b nya! Terima kasih Ibu! Tuhan
memberkati! Gbu
Tanggapan Saya untuk Respon 2
Shalom Ibu Maria, di alkitab kita memang ngga disebut a dan b, hany
untuk memper-jelas saja, biasanya kita bisa memisahkan seperti yang ada di
yesaya tersebut atau hanya untuk memperjelas penekanannya!: saya hanya ingin
menyampaikannya yang 4a: penekanannya: ke lidah dan bagian b: penekanannya: ke
telinga! Begitu Ibu! Agar satu ayat ada 2 hal yang ingin disampaikan kepada
murid-muridNya, terima kasih Ibu, sudah begitu tekun belajar firmanNya, saya
bersyukur Ibu memberikan perhatian sede-mikian rupa terhadap firmanNya! Amin,
selamat beraktivitas ya! Tuhan sertai :). Salam antusias: Siu Siang :)
Respon 3
“O.. Jadi begitu ya Ibu!” Maaf, saya yang ndak tidak paham Ibu, akan tetapi
saya bersyukur dan terima kasih atas penjelasan Ibu sekarang saya jadi
mengerti! Terima kasih Ibu, selamat bertugas! Dan SUKSES untuk Ibu! Tuhan
memberkati! Amin.
No comments:
Post a Comment