25 April
Tuhan menginginkan kita menjadi anak-anakNya yang maksimal, bagaimana
dengan hidup saudara? Apa ukuran visi kita? Ukuran visi kita adalah bagaimana
seseorang mencapai potensi maksimalnya, jadi gunakan talenta yang saudara
miliki semaksimal mungkin. Matius 25:15, “Yang seorang diberikannya lima
talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing
menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.” Sama seperti ilustrasi karet,
karet mempunyai daya renggang atau elastisitas yang berbeda-beda, caranya
adalah dengan merenggangkannya sampai batas maksimum, demikian juga dengan
hidup kita! Bagaimana kita bisa tahu “batas potensi maksimum kita”?
Lakukan, kejar setinggi mungkin dan “renggangkan” semaksimum mungkin “karet/potensi”
kita. Ketika kita kejar, kita akan tahu! Mari capai potensi maksimal saudara
mulai hari ini juga!
Respon 1
Baik Ibu, terima kasih sekali kalau pagi ini saya boleh tahu tentang
ukuran visi di dalam diri ini! Jadi begitu ya Ibu ilustrasinya seperti karet!
Luar biasa Ibu...! Semua itu tidak pernah terpikirkan oleh saya selama ini.
Kalau begitu baik Ibu! Biarlah mulai hari ini saya mau untuk bisa mencapai
potensi saya dan mengembangkannya Ibu, dan untuk saya kembalikan lagi bagi
kemuliaan nama Tuhan! Sekali lagi terima kasih ya Ibu! Tuhan memberkati! Amin.
Respon 2
Ibu, terima kasih ya, saya merasa sangat banyak diberkati oleh
pengajaran Ibu selama ini! Segala puji dan kemuliaan bagi Tuhan dan Rajaku
Yesus Kristus yang telah membuat saya mengerti akan pengajaran Ibu... Kalau
bukan lewat pertolongan Tuhan saya tidak akan pernah bisa menangkap kehendakNya
yang terkandung di dalam firmanNya Ibu! Baik Ibu saya mau untuk melakukan apa
yang sudah menjadi kehendak Tuhan! Sehingga saya akan menjaga ketulusan dan
kejujuran di dalam segala hal Ibu. Sebab saya selalu menantikan Tuhan hadir dan
membawa saya masuk di dalam rencanaNya! Ibu terima kasih. Selamat berkarya!
Saya doa, apapun yang sedang Ibu kerjakan dibuat Tuhan SUKSES BERHASIL! Dan
cinta kasih Tuhan selalu menyertai! Amin.
Tanggapan Saya untuk Respon 2
Amin amin Ibu Maria! Malam ini komselnya nggak ada, minggu ke 4 kita
kunjungan ya! Minggu depan bisa bersama-sama lagi dalam komsel ya! Tetap
percaya Tuhan pasti buka jalan, juga untuk “live recording” SOP akan ada di
tanggal 23 Mei, saya berdoa supaya Ibu sekeluarga di hari itu bisa datang di
SSCC untuk menikmati berkat-berkat Tuhan melalui puji-pujian SOP ya! Jam 18.30!
Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan! SOP akan dipakai untuk memberkati kota
Surabaya, amin.
Respon 3
Amin! Terima kasih Ibu atas undangannya beserta dukungan doa Ibu selama
ini! Saya sangat merindukan untuk bisa bersama-sama di komsel lagi Ibu... Dan
saya juga akan tetap berdoa Ibu, saya percaya Tuhan tidak akan pernah tinggal
diam untuk membuka jalan! Selamat istirahat Ibu! Tuhan memberkati! Amin.
No comments:
Post a Comment