10 April
“Disiplin rohani” harus dimulai dengan kemauan dari dalam diri
kita sendiri, marilah kita membiasakan diri kita dengan disiplin bukan karena
terpaksa tetapi kita sungguh-sungguh rindu melakukan untuk kemuliaan Tuhan. 1
Timotius 4:8, “Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna
dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk
hidup yang akan datang.” Sebagai “murid” Kristus sudahkan kita
mempunyai “disiplin rohani”?
Respon
Shalom terima kasih ya Cie atas berkatnya tiap pagi. Memang disiplin itu
perlu. Tanpa disiplin manusia tidak akan tahu ke mana tujuan hidupnya, ibarat
kapal tanpa kemudi dengan disiplin kita mempersiapkan untuk menghadapi
kehidupan berikutnya, dengan disiplin kita akan melakukan kehendak Allah secara
benar. Dan dengan disiplin pula karakter kita bisa dikembangkan dan kita
semakin diberi banyak tanggung jawab yang Tuhan harapkan dari kita. Seperti
dalam firman mengatakan: “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, Ia
setia juga dalam perkara-perkara besar” (Lukas 16:10a). Amin. Marilah kita
belajar disiplin agar hidup kita semakin diberkati dan kita beroleh kemenangan dari
Tuhan Yesus Kristus kita... Yes... Yes... Yesyesyes... YHBU all :)
No comments:
Post a Comment