12 April
“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru:
yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus 5:17)
Amin. Status manusia baru adalah status yang di“anugerahkan” Allah,
namun tetap menuntut tanggung jawab untuk menjalani status tersebut! Di sinilah
perlunya penerapan disiplin yaitu “kebiasaan lama” diubah menjadi “kebiasaan
baru” yang sesuai status kita “manusia baru”.
Respon 1
Amin, meskipun sulit dihilangkan kebiasaan manusia lama, perlunya
disiplin diri dengan anugerah dan pertolonganNya-lah kita dimampukan menjadi
manusia baru untuk kemuliaanNya, amin. Terima kasih Tuhan, memberkati.
Respon 2
Shalom Cik thanks ya atas berkat firmanNya setiap pagi. Menjadi manusia
yang baru adalah karena anugerah dari Tuhan yang sangat luar biasa...
Halleluya... Dapat sahabat-sahabat yang baik juga anugerah... Punya
gembala-gembala yang baik dan luar biasa juga karena anugrahNya... Hidup
dipulihkan juga karena anugerahNya... Wauuuw sungguh luar biasa anugrah Tuhan
itu buat kita... Puji Tuhan... Allahku hebat... Allahku dahsyat... Dan Allahku
luar biasa kuasaNya... Tidak ada yang dapat melawanNya... Dia sungguh luar
biasa... Saya bangga punya Allah seperti Dia... Terima kasih Bapa atas kasih
dan anugerah yang Engkau limpahkan buat kami semua... Amin... YHBU all :). Oke
thanks ya Cie... Kamu adalah sahabatku yang sungguh-sungguh dipakai oleh Tuhan
dengan begitu waaah... Hebat... Mantap... Maju terus... Pantang menyerah...
Tuhan pasti tambah-tambahkan engkau dengan berkat yang lebih lagi... Amin...
Respon 3
Jadikan Tuhan sebagai sumber pertolongan dan andalan hidup kita, maka
Dia akan memberikan kekuatan dan kemampuan kepada kita untuk menghadapi segala
tantangan; “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan
kepadaku.” Filipi 4:13
No comments:
Post a Comment