Shalom! Kiranya damai
sejahtera Tuhan selalu menyertai saudara-saudaraku sekalian!
Selama kita tinggal di dalam dunia, akan selalu ada
perkara-perkara kehidupan yang diperhadapkan kepada kita. Ada kalanya kita
merasa hiruk pikuk dunia membebani punggung kita dan terasa begitu berat. Namun
Allah Roh Kudus mengingatkan saya akan kejadian di mana Tuhan Yesus mengatakan,
“marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi
kelegaan kepadamu” (Matius 11:28). Dengan cara yang bagaimana kita dapat
menerima janji kelegaan itu? Dengan datang dalam hadiratNya melalui pujian dan
penyembahan!
Tempat di mana kita bisa mencurahkan isi hati kita, di mana
kita mendapatkan kekuatan baru untuk menghadapi hari esok, hanyalah pada
hadiratNya. Seperti dalam sebuah pertandingan bola basket. Setelah bermain 20
menit, para pemain mendapatkan waktu istirahat sebelum babak selanjutnya
dimulai. Hal ini sama dengan saat kita hidup di dunia, kita berada dalam sebuah
pertandingan. Kita juga membutuhkan istirahat sejenak untuk berpikir jernih
kembali, sekali lagi saya ingatkan bahwa hanya di dalam hadiratNya.
Sediakan waktu sejenak untuk mengucap syukur dan mendengarkan
suara-Nya yang lembut, tanpa meminta apa-apa. Keluar dari hati yang murni yang
seakan-akan berkata, “Tuhan, duduk dekat kakiMu itu lebih dari cukup.”
Percayalah, sebuah mukjizat akan terjadi!
“Apakah TUHAN itu berkenan
kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada
mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada
korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba
jantan.” (1 Samuel 15:22)
Siu Siang
No comments:
Post a Comment