Tuesday, 17 April 2012

17 April 2012



17 April
Kita dapat belajar dari semut, ketekunan semut yang sederhana dapat mengajarkan kepada kita suatu pelajaran: proaktif dan fokus pada hal-hal yang kita kerjakan atau visi hidup kita. Amsal 6:6,8 , “Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak: ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanan-nya pada waktu panen.” Pembelanjaran dari semut diharapkan kita menjadi orang yang rajin, bijak untuk mengelola semua yang disediakanNya! Disiplin dengan waktu, pasti maju, amin.

Respon 1
Terpujilah Tuhan Ibu, Dia Tuhan yang sungguh tak pernah lelah untuk terus mau berbicara kepada setiap anak-anaknya agar tidak binasa! Iya Ibu saya sadar kalau Tuhan sedang memakai semua ciptaanNya untuk tetap sabar mengajari anak-anakNya untuk bisa mengerti kehendakNYA dan terlepas dari semua jerat kehidupan dunia! Ampuni saya selama ini Tuhan! Tetapi Ibu terkadang saya tidak pernah menyadari dan tidak mau mengerti kalau sebenarnya Tuhan itu tidak pernah lelah untuk terus mau didengar suaraNya oleh setiap anak-anakNya! Hingga saya tidak pernah menyadarinya! Baik Ibu sekarang saya tidak akan menjadikan sifat malas sebagai saudara biarlah saya akan belajar untuk menjadi bijak  untuk mau mengumpulkan bekal untuk saya bisa hidup setelah rumah saya di dunia ini dibongkar! Terima kasih ya Ibu saya baru menyadari kalau waktu sekarang adalah waktu panen dan mengumpulkan makanan! Gb

Respon 2
Shalom... Ikuti cara kerja semut yang bekerja bersama, bergotong royong, saling membantu, saling menolong, dan saling melengkapi satu sama yang lain sehingga hasilnya wauw. Begitu fantastik buat hidupnya. Dari hasil apa yang dibangun secara bergotong royong menghasilkan buah yang manis. Halleluyah... Amin. YHBU all.

Respon 3
Semut memberi inspirasi kepada kita tentang bagaimana menghadapi kerasnya kehidupan dengan tekad “PANTANG MENYERAH & MULAILAH BANGKIT”. Janganlah pernah menyerah dengan berusaha meraih impian. Tidak ada alasan untuk menyerah. Orang yang gagal selalu mencari-cari alasan, tetapi orang yang berhasil selalu mencari jalan. Taukah kita bahwa kita berhasil dalam hidup ini tidak hanya sekedar berada pada tempat dan waktu yang tepat tetapi juga berada pada tempat dan waktu yang salah. Namun tidak pernah menyerah. Kita boleh saja memilih impian yang besar tetapi TETAP semangat, kerja keras, ketabahan hati, tahan uji, pantang menyerah, maka impian itu hanyalah sebuah fantasi atau khayalan belaka. Kita tidak akan pernah melihat impian itu menjadi nyata dalam hidup ini. Kita hanya menikmati impian-impian dalam pikiran atau imajinasi saja. Pikirkanlah ini. Ketika kita putus asa, ragu, telah atau hampir di ambang kegagalan, ingatlah KEMBALI akan impian YANG INGIN diraih. Impian itu akan selalu menguatkan kita dan memberi sebuah “MOTIVASI” yang bisa. Hidup ini memang keras, tapi bukan berarti harus menyerah begitu saja tanpa mencoba cara lain. Biarlah kesuksesan yang ditemukan pada diri orang lain menjadi cambuk untuk kita BANGKIT kembali. Kalo mereka bisa berhasil, kenapa kita tidak bisa seperti mereka? “JANGAN PERNAH MENYERAH SAUDARAKU! TERUSLAH BERJUANG! It's our life, YHBU.

Respon 4
Shalom Ibu! Maaf apakah Ibu tadi telepon saya? Mohon maaf Ibu kalau Rabu ini saya belum bisa. Tapi saya tetap percaya kalau saya akan diperkenankan Tuhan untuk kembali ikut komsel karena Tuhan sudah mengatakan dengan jelas pada waktu malam tempo hari bahwa orang yang baik adalah orang yang mau MELAYANI kamu dan pelayanan yang baik adalah orang yang sudah melayani dengan semua yang ada padanya! Dan saya teringat oleh Ibu! Jadi yang Tuhan katakan adalah Ibu! Lalu paginya saya beranikan diri untuk pinjam hp anak saya sama suami, Ibu! Dan puji Tuhan, dia pinjamkan! Terima kasih ya Ibu, Tuhan memberkati! Amin.

No comments:

Post a Comment