Tuesday, 1 January 2013

Kata Pengantar

Selamat Tahun Baru 2013
      Menyongsong Thn 2013: DOUBLESHIP (Relationship and Discipleship).
      Saya bersyukur bahwa Tuhan telah menuntun kita selama tahun 2012 dengan misi dan visi yang sudah Tuhan berikan bagi kita semua.
      Pada tahun yang baru ini kita akan terus melanjutkan proses “pembangunan Rumah Tuhan sampai mencapai kepenuhannya”. Membangun “Rumah Tuhan” bukan hanya tugas pemimpin-pemimpin saja, tugas membangun “Rumah Tuhan” adalah tugas setiap orang kudus (Efesus 4:11-12), membangun “Rumah Tuhan” dimulai dari membangun unit terkecil “Rumah Tuhan” yaitu jemaat dasar atau komsel.
      Bagaimana caranya agar pekerjaan pembangunan yang kita lakukan dapat berlangsung dengan efisien dan efektif? Agar terjadi pekerjaan yang berkualitas diperlukan pembagian tugas di mana setiap kita, kita akan memuridkan “satu demi satu” atau one on one (Kisah Para Rasul 20:31; 1 Tesalonika 2:11-12). Sepanjang tahun 2013 ini kita akan banyak belajar dan diperlengkapi untuk mempraktekkan pemuridan satu demi satu (one on one).
      Saya percaya mulai tahun 2013 ini akan ada kegerakan baru yang Tuhan lahirkan dari kita. Selamat membangun “Rumah Tuhan” satu demi satu (one on one).
      Sesuai dengan thema 2013, “Relationship & Discipleship ”, maka tahun 2013 ini kita akan memulai dengan pemuridan. Pemuridan merupakan proses pembelajaran bagi orang yang dimentor untuk melayani atau mengajarkan kebenaran-kebenaran Firman Tuhan untuk melayani orang lain. Lebih dari itu, pemuridan adalah menjadi “Bapa dan Ibu Rohani” untuk menolong orang dimuridkan. Murid tidak dilahirkan tetapi dibuat atau dijadikan.
      Ketika seorang pemurid memberikan covering atau payung rohani, itu berarti ia atau pemurid adalah orang yang rela menolong orang yang dimuridkan untuk mencapai mimpi Allah di dalam hidupnya. Itulah sebabnya pemurid harus melayani, mementor, melatih dan mentransfer kehidupan Allah ke dalam hidup orang yang dimuridkan, dan memBapa-i atau mengIbu-i muridnya sampai menjadi murid sejati, yaitu dengan pemuridan one on one (satu-satu).
      Saya percaya ketika kita mempraktekkan pemuridan one on one ini, kita akan menyaksikan banyak pemimpin yang akan dibangkitkan. Mereka akan mencapai potensi yang maksimal di dalam Tuhan. Amin.


Siu Siang

No comments:

Post a Comment