24 Januari 2013
KETAKUTAN akan melumpuhkan SEMANGAT sehingga kita bisa menjadi orang yang
kalah sebelum berperang. Kejadian 33:18-20, “Dalam perjalanannya dari
Padan-Aran sampailah Yakub dengan selamat ke Sikhem, di tanah Kanaan, lalu ia
berkemah di sebelah timur kota itu. Kemudian dibelinyalah dari anak-anak Hemor,
bapa Sikhem, sebidang tanah, tempat ia memasang kemahnya, dengan harga seratus
kesita. Ia mendirikan mezbah di situ dan dinamainya itu: Allah Israel ialah
Allah.” Apa yang menjadi KETAKUTAN kita saat ini? Bergumullah sampai
memperoleh kemenangan. Jadikan setiap ketakutan itu proses pertumbuhan iman,
sehingga kita tidak lagi diperbudak oleh ketakutan, melainkan oleh Roh yang
membangkitkan kekuatan dan ketertiban, amin! Sarapan pagi bersama Jesus membuat
kita tidak akan takut lagi menghadapi persoalan hidup.
No comments:
Post a Comment