30 Januari 2013
Miliki
CARA HIDUP yang selalu berkenan, sehingga nama kita tertera selamanya
“dalam Kitab Kehidupan”. Mazmur 69:29, “Biarlah mereka dihapuskan dari kitab
kehidupan, janganlah mereka tercatat bersama-sama dengan orang-orang yang
benar!” Wahyu 3:5, “Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih
yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan
Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya.”
Wahyu 3:20, “Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada
orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk
mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama
dengan Aku.” Wahyu 3:12, “Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru
di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan
padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem
baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru.” Wahyu
3:15, “Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas.
Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!” Keluaran 32:32, “Tetapi
sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu – dan jika tidak,
hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis.” Sudahkah
kita hidup berkenan dalam Tuhan? Menyembah DIA dan melakukan
perintah-Nya serta “menjauhi laranganNya”? Yakin dan percayalah bahwa sarapan
pagi bersama Jesus membuat kita MENGERTI melakukan PERKARA yang BAIK selama
kita hidup di dunia ini! Amin.
Respon
Kel
32:32-33; Maz 69:29; Wahyu 3:5, 20:12, 15. Setiap manusia kelak akan dihakimi
menurut catatan kehidupannya yang tertera di Kitab Kehidupan. Jika orang itu
layak dan berkenan kepada Tuhan, Yesus akan mengakui namanya di depan Bapa dan
para malaikat. Tetapi jika catatan hidup orang tersebut buruk, tidak berkenan
dan tidak percaya kepada Tuhan, namanya tidak akan ditemukan di dalam Kitab
Kehidupan. Oleh sebab itu mari kita bersama terus belajar untuk hidup berkenan
kepada Tuhan. Menyembah Dia, melakukan perintahNya dan menjauhi laranganNya.
Jika kemarin kita “salah” maka hari ini kita punya kesempatan untuk
memperbaikinya. Tetap semangat, tetap bersyukur dan selamat beraktivitas. Tuhan
Yesus memberkati kita semua O:).
No comments:
Post a Comment