Morning
with Jesus.
Senin
22 April 2019.
#I'MALIVE
EMPIRE
OF MERCY.
Alangkah
pentingnya bagi kita untuk tetap memusatkan pandangan kepada Penebus kita hari
demi hari, baik di masa senang maupun di masa sulit. Saat menderita, Ayub
berkata, “Aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas
debu” (Ayb. 19:25).
Seruan
hati Ayub mengarahkan kita kepada Yesus—Juruselamat kita yang hidup dan yang
suatu hari nanti akan datang kembali ke dunia (1Tes. 4:16-18). Tetap
mengarahkan pandangan kita kepada Yesus berarti mengingat bahwa kita telah
diselamatkan dari dosa kita. Yesus “telah menyerahkan diri-Nya bagi kita
untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi
diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik” (Tit.
2:14).
Setiap
orang yang telah menerima Yesus sebagai Juruselamatnya mempunyai alasan untuk
bersukacita. Apa pun yang kita alami di dunia ini, kita dapat tetap mempunyai
harapan di masa kini sekaligus juga menantikan saatnya kelak kita akan
menikmati kekekalan bersama-Nya. Amin.
Doa
Tuhan
Yesus, Engkaulah Juruselamat kami. Karena Engkau mati dan bangkit kembali, kini
kami bebas dari segala akibat dosa2 kami selamanya. Terima kasih, Engkau telah
menebus hidup kami. Melalui salib dan kebangkitan-Mu. Amin.
Tuhan
Yesus memberkati.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#TheGodINeverKnewSeries
Note: jangan
lupakan pembacaan Alkitab kita hari ini:
Josua
3&5
Ayub 22
Kisah
Para Rasul 9:1-25
#LoveGod
#LovePeople
#love
thebible
#impacting
marketplace
#I’M
ALIVE
No comments:
Post a Comment