THE GOD I NEVER KNEW
Morning
with Jesus.
Jumat
12 April 2019.
#I'MALIVE
#THEGODINEVERKNEWPART6.
THE GOD I NEVER KNEW - Karakter Tuhan DAMAI SEJAHTERA
Dalam
hidup ini manusia perlu damai.
Kalau
ada perang, rame-rame, huru hara, apa yang kita rasakan? Pasti nggak
nyaman banget.
Kalau seandainya
kita jalan berkendara, ataupun naik kendaraan umum di daerah yang menegangkan
dan menyeramkan, kita pasti sangat merasa tidak nyaman. Dalam keluarga, kalau
kita tinggal dengan saudara yang suka nya berantem, ribut-ribut, atau bikin
hati nggak enak aja terus kita lama-lama nggak akan nyaman
tinggal dengan orang seperti itu. Nah ternyata, damai bukan bicara tentang
sebuah tempat dimana tidak ada keramaian atau masalah-masalah. Tetapi damai
berarti kita berada di tengah-tengah kekacauan dan kita dapat menemukan
ketenangan di hati.
Hari ini
kita akan belajar tentang; damai bukanlah situasi, tetapi berada
ditengah-tengah kekacauan dan kita dapat menemukan ketenangan di hati.
Kalau
kita suka sesuatu yang damai, apa yang Alkitab bicarakan soal hal tersebut?
A.
Semua direncanakan kondisi kedamaian.
1 Kor
14: 33 Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera.
Jadi
Tuhan pun menginginkan kita hidup dalam damai sejahtera. Tuhan tidak pernah
merencanakan kekacauan dari awal. Taman Eden diciptakan dengan sebuah sistem.
Tumbuhan, binatang, manusia, di tata semua oleh Tuhan. Tapi, selain ditata,
kita sudah belajar, kita tidak dijadikan robot. Kita diberi kebebasan memilih.
Disini
Paulus menjelaskan bahwa, Tindakan Tuhan di sertai Damai Sejahtera; bukan
kekacauan.
Kata
“kekacauan” - greek: akatastasia: kekacauan, kebingungan, ketidakdisiplinan. Tuhan
adalah Tuhan yang memperhatikan disiplin dan kerapian (bukan kekacauan). Tuhan
menginginkan Damai, tapi juga bukan berarti Dia membiarkan kacau, tidak
disiplin.
Roma 15:
33 menyatakan: Allah sumber damai Sejahtera!
B.
Tuhan sumber dari segala damai sejahtera.
Damai
Tuhan di tengah badai…Bagaimana melewati angin badai, Tuhan akan memberi Damai
SejahteraNya –
Tuhan
itu menata segala sesuatu itu dalam sebuah susunan untuk kedamaian kita. Dan
Tuhan punya hal-hal yang menata kehidupan bukan karena Tuhan rempong sama hidup
kita, mau repotin kita, tapi Tuhan mau agar kita ada damai dalam hidup ini.
Oleh
karena itu, di awal Dia ciptakan segala sesuatu ada aturannya, ada sistem nya.
Sistem
dalam keluarga Dia bikin.
Sistem
dalam bisnis nata keuangan, Dia bikin.
Sistem
dalam jadi anak, jadi orang tua, hidup berpasangan,
Semua
Tuhan atur.
Sistem
makan pun Tuhan kasih aturan.
Dan
kalau kita ikutin itu aturan-aturan Nya, tujuannya adalah untuk membawa kita
kepada kehidupan yang ngalamin Damai nya Tuhan. Dia jadi sumber damai sejahtera
karena Dia kasih 2 hal ini: ANUGERAH dan DAMAI. (Grace and Peace)
-Roma
1:7 Kepada kamu sekalian yang tinggal di Roma, yang dikasihi Allah, yang
dipanggil dan dijadikan orang-orang kudus:
Kasih
karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari
Tuhan Yesus Kristus.
-I
Korintus 1:3 Kasih karunia dan damai sejahtera....;
-II
Korintus 1:2 Kasih karunia dan damai sejahtera...;
-Galatia
1:3 Kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera...;
-Efesus
1:2 Kasih karunia dan damai sejahtera...;
-Efesus
6:24 Kasih karunia... ;
-Filipi
1:2 Kasih karunia dan damai sejahtera...;
-Kolose
1:2 ...Kasih karunia dan damai sejahtera...;
-I
Tesalonika 1:1...Kasih karuniadan damai sejahtera...;
-II
Tesalonika 1:2 Kasih karunia dan damai sejahtera...;
Kata-kata
“peace” – adalah “eirene” (i-ray’-nay), “Irene.”
Kata “eirene”
di artikan “damai” beberapa kali, ditambah “satu”, “istirahat”, dan
“ketenangan” satu kali. Kata-kata ini merupakan lawan kata dari kekacauan, huru
hara, masalah, kekhawatiran, ketakutan, dan hal-hal yang seperti itu. Oleh
karena itu kita melihat bahwa Allah kita adalah sumber damai.
Damai
bukanlah situasi, tetapi berada ditengah-tengah kekacauan dan kita dapat
menemukan ketenangan di hati.
C.
Tuhan memikirkan Damai untuk bangsa dan pribadi.
Bicara
tentang tata negara sebuah bangsa, sistem kehidupan bermasyarakat, Tuhan pun
memikirkan soal adanya DAMAI dalam setiap tatanan kehidupan. Nah,
kenyataanya adalah tidak ada negara yang damai tanpa masalah.
Tapi
sekali lagi, Damai bukanlah situasi, tetapi berada ditengah-tengah kekacauan
dan kita dapat menemukan ketenangan di hati.
Yes 54:
11 – 13
Damai
Tuhan bukan berarti kemalasan/ ketidakaktifan. Bisa kah ditengah-tngah
pertumbuhan, kegerakan, semua aktif melakukan sesuatu…ada Damai Tuhan? Kisah 9:
31
Apa yang
dapat kita lakukan:
1.
Mengerti bahwa Tuhan merencanakan segala sesuatu untuk kebaikan.
Mengerti
akan hal ini, kita tidak akan mudah panik ketika menghadapi masalah dalam
hidup.
2.
Ketika kekacauan terjadi, sadarilah damai Tuhan itu selalu ada, dan berdoalah
meminta Roh Kudus memberikan damai itu.
Banyak
orang ketika kekcacauan terjadi, nggak bisa doa minta damai. Dia sumber
damai sejahtera, bisa memberikan damai sejahtera yang melampaui segala akal.
3.
Biar pikiran kita tenang sebelum ambil keputusan apapun.
Jangan
ambil keputusan di tengah2 ke panik an, emosi, apalagi jika kita tidak harus
mengambil sebuah keputusan. Seringkali kita ambil keputusan padahal kita tidak
didesak mengambil keputusan.
4.
Yakini Tuhan pegang kendali.
Damai
bukanlah situasi, tetapi berada ditengah-tengah kekacauan dan kita dapat
menemukan ketenangan di hati.
No comments:
Post a Comment