Thursday, 11 April 2019

11 April 2019


THE GOD I NEVER KNEW
Morning with Jesus.
Kamis 11 April 2019.
#I'MALIVE
#THEGODINEVERKNEWPART6.

#TETAPPERCAYA
Yohanes 13:12-26.

Kadangkala ketika saya selesai berdoa dan bersiap untuk tidur di malam hari, saya bersandar kepada papan sandaran dari tempat tidur saya. Saya membayangkan bisa bersandar kepada Yesus. Seperti saya bersandar kepada papan tempat tidur itu, Alkitab juga mencatat seperti yang dikatakan Firman Tuhan tentang Rasul Yohanes. Yohanes menuliskan bagaimana ia duduk di sebelah Yesus pada saat Perjamuan Terakhir. “Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya” (Yoh. 13:23).

Yohanes menggunakan istilah “murid yang dikasihi-Nya”/ kita semua adalah murid-murid, yang dikasihinya sebagai cara untuk menyebut dirinya tanpa menyebuntukan nama. Ia juga menggambarkan cara perjamuan yang pada umumnya dilakukan di Israel pada abad pertama, di mana meja perjamuannya jauh lebih rendah daripada meja yang kita gunakan di zaman modern, yaitu kurang lebih selutut tingginya. Duduk tanpa kursi dengan bersandar setengah berbaring pada tikar atau bantal merupakan posisi orang pada umumnya di sekeliling meja. Yohanes duduk begitu dekat dengan Tuhan sehingga ketika ia berpaling untuk bertanya kepada-Nya, ia “merapat pada Yesus” (Yoh. 13:23 BIS), dengan kepala yang bersandar di dada Yesus.

Kedekatan Yohanes dengan Yesus saat itu memberikan gambaran yang menolong kita memahami hidup kita bersama-Nya saat ini. Kita mungkin tidak dapat menyentuh Tuhan Yesus secara fisik, tetapi kita bisa mempercayakan segala situasi yang membebani hidup kita kepada-Nya. Dia mengatakan, Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu (Mat. 11:28).

Sungguh kita diberkati karena memiliki Juruselamat yang setia dan dapat kita percayai dalam setiap situasi kehidupan kita! Maukah saudara “bersandar dekat kepada-Nya” mulai hari ini?

Doa:
Tuhan Yesus, tolong kami bersandar kepada-Mu hari ini dan selamanya & mempercayai-Mu sebagai sumber kekuatan dan pengharapan kami .kami menyerahkan seluruh kekhawatiran kami kepada-Mu dan memuji-Mu karena Engkau setia. Karena hanya Engkau yang memberikan kelegaan yang kami butuhkan. Amin.

“TUHAN TIDAK MENGKOMUNIKASIKAN ANUGRAH, KEMURAHAN DAN KESABARAN-NYA, KARENA KETIDAK SENGAJAAN ATAU KELEMAHAN, TAPI SELALU DARI KESENGAJAAN DAN MAKSUD YANG KUAT.”

Jangan lupa untuk:
Menyerahkan dan Meletakkan hidup kita pada Kebaikan Tuhan. Dan Jadilah Jembatan untuk orang lain.

Tuhan Yesus memberkati.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#TheGodINeverKnewSeries

Note: jangan lupakan pembacaan Alkitab kita hari ini:
Ulangan 15-16
Ayub 11
Kisah Para Rasul 2:14-47

#LoveGod
#LovePeople
#love thebible
#impacting marketplace
#I’M ALIVE

No comments:

Post a Comment