THE GOD I NEVER KNEW
Morning with Jesus.
Sabtu 20 april 2019.
#I'MALIVE.
#THEGODINEVERKNEWPART7.
Darah Kristus.
Ibrani 9:19-28 (TB) Sebab sesudah Musa
memberitahukan semua perintah hukum Taurat kepada seluruh umat, ia mengambil
darah anak lembu dan darah domba jantan serta air, dan bulu merah dan hisop,
lalu memerciki kitab itu sendiri dan seluruh umat, sambil berkata: "Inilah
darah perjanjian yang ditetapkan Allah bagi kamu."
Dan juga kemah dan semua alat untuk ibadah
dipercikinya secara demikian dengan darah. Dan hampir segala sesuatu disucikan
menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada
pengampunan.
Jadi segala sesuatu yang melambangkan apa yang
ada di sorga haruslah ditahirkan secara demikian, tetapi benda-benda sorgawi
sendiri oleh persembahan-persembahan yang lebih baik dari pada itu.
Sebab Kristus bukan masuk ke dalam tempat kudus
buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya,
tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan
kita.
Dan Ia bukan masuk untuk berulang-ulang
mempersembahkan diri-Nya sendiri, sebagaimana Imam Besar setiap tahun masuk ke
dalam tempat kudus dengan darah yang bukan darahnya sendiri.
Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang
menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja
menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya.
Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati
hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi, demikian pula Kristus hanya
satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang.
Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk
menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.
Ibrani 9:
menjelaskan makna dari ritual darah dalam Perjanjian Lama (ay.16-22) serta
arti pengorbanan Yesus yang dilakukan-Nya sekali untuk selamanya dan yang
membuat praktik korban hewan tidak lagi perlu (ay.23-26). Dengan memikul dosa
kita, Dia rela mati dan menumpahkan darah-Nya untuk menjadi korban persembahan
bagi kita Sekarang kita dapat menghampiri hadirat Allah dengan penuh
keberanian. Karena penyerahan diri Tuhan Yesus telah menjadi korban persembahan
kita, hidup-Nya menjadi hidup kita, dan Bapa di surga menjadi Bapa kita.
Ucapan
syukur apa yang bisa kita berikan kepada-Nya? DIA rela mati menumpahkan
darahNya untuk mengampuni dosa-dosa kita & oleh bilur bilurNya kita telah
disembuhkan.
Yesaya 53:4-5 (TB) Tetapi sesungguhnya,
penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya,
padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan
kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan
keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita
menjadi sembuh. Amin.
Tuhan Yesus memberkati.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#TheGodINeverKnewSeries
Note: jangan
lupakan pembacaan Alkitab kita hari ini:
Ulangan 33-34
Ayub 20
Kis para rasul 8: 1-25
#LoveGod
#LovePeople
#love thebible
#impacting marketplace
#I'M ALIVE
No comments:
Post a Comment