Saturday, 20 April 2019

20 April 2019


THE GOD I NEVER KNEW
Morning with Jesus.
Sabtu 20 april 2019.
#I'MALIVE.
#THEGODINEVERKNEWPART7.
Darah Kristus.


Ibrani 9:19-28 (TB) Sebab sesudah Musa memberitahukan semua perintah hukum Taurat kepada seluruh umat, ia mengambil darah anak lembu dan darah domba jantan serta air, dan bulu merah dan hisop, lalu memerciki kitab itu sendiri dan seluruh umat, sambil berkata: "Inilah darah perjanjian yang ditetapkan Allah bagi kamu."
Dan juga kemah dan semua alat untuk ibadah dipercikinya secara demikian dengan darah. Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.

Jadi segala sesuatu yang melambangkan apa yang ada di sorga haruslah ditahirkan secara demikian, tetapi benda-benda sorgawi sendiri oleh persembahan-persembahan yang lebih baik dari pada itu.
Sebab Kristus bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan kita.

Dan Ia bukan masuk untuk berulang-ulang mempersembahkan diri-Nya sendiri, sebagaimana Imam Besar setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus dengan darah yang bukan darahnya sendiri.
Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya.
Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi, demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia. 

Ibrani 9:  menjelaskan makna dari ritual darah dalam Perjanjian Lama (ay.16-22) serta arti pengorbanan Yesus yang dilakukan-Nya sekali untuk selamanya dan yang membuat praktik korban hewan tidak lagi perlu (ay.23-26). Dengan memikul dosa kita, Dia rela mati dan menumpahkan darah-Nya untuk menjadi korban persembahan bagi kita Sekarang kita dapat menghampiri hadirat Allah dengan penuh keberanian. Karena penyerahan diri Tuhan Yesus telah menjadi korban persembahan kita, hidup-Nya menjadi hidup kita, dan Bapa di surga menjadi Bapa kita.

 Ucapan syukur apa yang bisa kita berikan kepada-Nya? DIA rela mati menumpahkan darahNya untuk mengampuni dosa-dosa kita & oleh bilur bilurNya kita telah disembuhkan.

Yesaya 53:4-5 (TB) Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Amin.

Tuhan Yesus memberkati.

#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#TheGodINeverKnewSeries

Note:  jangan lupakan pembacaan Alkitab kita hari ini:
Ulangan 33-34
Ayub 20
Kis para rasul 8: 1-25

#LoveGod
#LovePeople
#love thebible
#impacting marketplace
#I'M ALIVE

No comments:

Post a Comment