THE CURE
Morning With Jesus
Minggu,
18 Nov
2018
#TheCurePart3
#DOA
Doa menjadi
prioritas ketika kita menyadari bahwa kita memerlukan pertolongan Allah. Daud membutuhkan pertolongan Allah
dalam suatu situasi yang berbahaya ketika ia mempertimbangkan untuk bertempur
melawan orang Filistin di Kehila. Sebelum mulai bertempur, “bertanyalah Daud kepada TUHAN: ‘Apakah aku akan pergi mengalahkan
orang Filistin itu?’” (1Sam. 23:2). Allah memberikan persetujuan-Nya. Namun
anak buah Daud mengakui bahwa kekuatan musuh telah membuat mereka gentar.
Sekali lagi, sebelum mengangkat pedang melawan orang Filistin, Daud BERDOA.
Allah menjanjikan kemenangan yang kemudian memang diraihnya (ay. 4). Apakah DOA menjadi penuntun hidup
kita ataukah justru menjadi pilihan terakhir ketika kesulitan menerpa?
Kita pun
kadang terbiasa untuk membuat rencana terlebih dahulu, baru kemudian meminta
Tuhan / BERDOA untuk
memberkati rencana itu, atau BERDOA hanya pada saat kita telah putus asa. Tuhan
memang ingin kita datang kepada-Nya di saat-saat kita membutuhkan pertolongan,
tetapi DIA juga ingin kita mengingat bahwa kita memerlukan-Nya setiap saat
(Ams. 3:5-6).
Amsal 3:5-6
(TB), “Percayalah kepada TUHAN dengan
segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu
sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”
Allah ingin
kita BERDOA sebelum melakukan apa pun. Amin.
--Oswald
Chambers
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#TheCureSeries
Note:
Jangan
lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
Mazmur 124
2 Yohanes
#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#ImFavored
#HappySunday
#HappyServingGod

No comments:
Post a Comment