THE CURE
Morning With
Jesus
Kamis,
15 November
2018
#thecure
#MusimKehidupan
Pengkhotbah
3:1-11 (TB), “Untuk
segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu
untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang
ditanam; ada
waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan; ada waktu untuk merombak,
ada waktu untuk membangun; ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk
tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari; ada waktu untuk membuang batu, ada
waktu untuk mengumpulkan batu; ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan
diri dari memeluk; ada
waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan rugi; ada waktu untuk
menyimpan, ada waktu untuk membuang; ada waktu untuk merobek, ada waktu untuk menjahit; ada waktu
untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara; ada waktu untuk mengasihi,
ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk
damai. Apakah untung pekerja dari yang dikerjakannya dengan berjerih
payah? Aku telah melihat pekerjaan yang diberikan Allah kepada anak-anak
manusia untuk melelahkan dirinya. Ia membuat segala sesuatu indah pada
waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia
tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.”
Pergantian
musim mempunyai arti penting bagi banyak orang. Ada sebagian orang yang
menghitung hari demi hari sampai berlangsungnya pergantian musim karena mereka
menanti-nantikan apa yang akan terjadi di musim yang baru.
Kita juga
melewati musim-musim kehidupan yang tidak terkait dengan cuaca. Penulis kitab
Pengkhotbah mengatakan bahwa untuk apa pun di bawah langit ini ada masa dan
musimnya, yakni
waktu yang ditentukan Allah untuk kita jalani dalam hidup kita (3:1-11). Musa berbicara tentang masa yang
baru dalam hidupnya setelah ia memimpin bangsa Israel melewati padang gurun
(Ul. 31:2), dan ia harus menyerahkan kepemimpinannya kepada Yosua. Paulus
merasa sendiri pada saat menjalani tahanan rumah di Roma dan rindu dikunjungi
oleh para sahabatnya, tetapi akhirnya menyadari bahwa Allah telah
mendampinginya (2Tim. 4:17). Apa
pun musim kehidupan yang kamu jalani, bersyukurlah kepada Allah atas kebesaran,
pertolongan, dan penyertaan-Nya.
Doa:
Bapa, terima
kasih atas janji pemeliharaan-Mu dalam musim kehidupan yang saat ini kami
jalani. Engkau telah mengizinkannya dengan maksud yang baik. Tolong kami memakai
masa yang Engkau kehendaki ini agar kami semakin beriman kepada-Mu.apapun musim
kehidupan kami, kami
mau tetap bersukacita senantiasa didalam Engkau, amin.
Biar hari
ini, jadi hari pertukaran: CARI
TUHAN / TEMUI DIA, MAKA IA AKAN MEMBERIKAN HARAPAN,
IMAN, KEKUATAN, SEMANGAT, SUKACITA, DAMAI SEJAHTERA!!
Tuhan Yesus
memberkati!
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#TheCureSeries
Note:
Jangan
lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
Ayub 41-42
2 Korintus 9
#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#ImFavored

No comments:
Post a Comment