Straight Up Series
Hari: Kamis, 5 Juli 2018
#STRAIGHTUP
#BIARKAN......YESUS
Markus 2:1-4 (TB), “Kemudian, sesudah lewat
beberapa hari, waktu Yesus datang lagi ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia
ada di rumah. Maka
datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka
pintu pun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka, ada orang-orang datang
membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang. Tetapi
mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka
membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat
orang lumpuh itu terbaring.”
Dari ayat pertama dan kedua, pelajaran yang bisa
diambil dari kisah di atas adalah kerinduan orang banyak untuk bertemu dengan
Yesus. Di ayat pertama, dikatakan bahwa tersiar kabar Yesus datang di Kapernaum
dan berada di sebuah rumah. Di ayat kedua, orang banyak berdatangan dan
berkerumun hingga tidak ada lagi tempat. Ayat tersebut bisa menjadi sebuah
refleksi bagi kita semua tentang bagaimanakah kondisi keimanan kita dan
kerinduan kita untuk bertemu dengan Yesus.
Begitu tersiar kabar kedatangan Yesus ke Kapernaun,
orang banyak berdatangan. Saya percaya saat itu orang banyak tersebut memiliki
pekerjaan dan aktivitas masing-masing. Namun, karena memiliki kerinduan untuk
bertemu Yesus, mendengarkan Firman yang disampaikan Yesus atau ada yang ingin
disembuhkan, mereka bergegas meninggalkan pekerjaan mereka dan berkumpul di
tempat saat itu Yesus berada. Mereka begitu menggebu-gebu ingin bertemu dengan
Yesus. Seperti itukah kehidupan kita saat hari Minggu/saat berkomsel/waktu bersaat
teduh, PERGI BERIBADAH DENGAN KERINDUAN dan
dengan roh yang menyala-nyalakah
kita saat pergi beribadah (baca
Roma 12:11[1])), di tengah tugas yang menumpuk, atau berhadapan dengan
hujan, angin dan cuaca yang tidak bersahabat?
Itulah gambaran pertama yang bisa diambil dari kisah
orang lumpuh disembuhkan yang ditujukan bagi kita semua.
Berikutnya, ayat ketiga dan keempat mencatat bahwa ada
orang lumpuh yang digotong oleh empat orang, hendak dibawa ke hadapan Yesus.
Karena orang banyak yang berkerumun, mereka tidak bisa mendekati Yesus. Hingga
dengan sebuah “ide gila”mereka berinisitif membuka atas rumah, mengangkat orang
lumpuh tersebut ke atas lantas menurunkannya, dan pada akhirnya bertemu dengan
Yesus secara langsung.
Saat membaca dua ayat di atas, saya menilai keempat
orang yang menggotong orang lumpuh tersebut telah mempraktek kan kasih kepada
sesamanya (Baca I Yoh 4:20)[2].
Mereka tidak egois lantaran bisa berjalan kaki, dan
bahkan mereka bisa langsung bergabung dengan orang banyak untuk mendengarkan
firman yang disampaikan Yesus. Mereka mau berkorban waktu dan tenaga untuk
membawa orang lumpuh tersebut di hadapan Yesus.
Hebatnya, walaupun secara pikiran manusia tidak
mungkin, tetapi berkat semangat dan tekad yang muncul, mereka memiliki ide
kreatif agar orang lumpuh tersebut sampai di hadapan Yesus. Mereka tidak
pantang menyerah dan terus berusaha. Saya percaya saat mereka memiliki ide
tersebut, mereka telah memiliki satu visi dan misi. Mungkin ada seorang yang
lemah dan putus asa, tetapi ada yang menguatkan dan menopang.
Selain itu, untuk mengeksekusi ide tersebut,
perencanaan dan pembagian tugas pasti dilakukan. Mungkin ada yang mencari
tangga, mencari tali, ada yang memberi aba-aba dan sebagainya. Mereka juga
saling berkomunikasi satu dengan yang lain. Tanpa komunikasi yang lancar,
saat mereka menaikkan orang lumpuh ke atas dan kemudian menurunkannya di
hadapan Yesus, ada kemungkinan orang lumpuh tersebut akan terjatuh. Namun,
keempat orang tersebut menunjukkan kerjasama yang luar biasa, sehingga orang
lumpuh tersebut sampai dengan selamat di depan Yesus, bahkan akhirnya
disembuhkan.
Apakah kita seperti ke 4 orang tersebut? Yang datang
membawa kawan kita selangkah untuk
mendekat kepada Yesus dengan
berbagai cara yang kita lakukan ? Undang / ajaklah saudara-saudara
kita yang sudah
lama undur, yang
sakit, yang
berbeban berat, apapun
kondisinya. Sudahkah
kita “mengotong” mereka untuk BERTEMU dan
DISEMBUHKAN/MENGALAMI PERJUMPAAN secara pribadi dengan Yesus?
Note:
PR bagi kita semua tentunya.
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#StraightUpSeries
Note:
Jangan
lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
PL:
Hosea 2-5
PB: -
#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#ImFavored

No comments:
Post a Comment