Friday, 13 July 2018

13 Juli 2018

Straight Up Series






Hari: Jumat, 13 Juli 2018
#StraightUp
#Pahlawan2Daud
Bacaan: Menurut 2 Sam 23:8-39, Juga 1 Tawarikh 11:10-44


Pahlawan - Pahlawan Pendukung Daud
Belajar dari Triwira
Isybal orang Hakhmoni / Yasobam Bin Hakhmoni 2 Sam 23:8 / 1 Taw 11:11 Membunuh 300 musuh sekali tempur. Dan Eleazar anak Dodo (2 Sam 23:9) bersama Daud mengolok orang Filistin padahal tentara Israel sudah mundur, lalu dia sendirian bertempur sampai tangannya kejang dan menempel pada pedangnya.

Dan Sama anak Age orang Harari (2 Sam 23: 11). Mereka bertiga adalah Triwira, yang paling dihargai dan dihormati dari semua pahlawan Daud.

Apa yang membuat mereka jadi Pahlawan ?
1) MENGHARGAI HAL-HAL KECIL (bahasa sehari-harinya, setia dalam perkara kecil)
1 Taw 11: 13-14 / 2 Samuel 23:11-12
Ada sebuah ladang jelai / kacang merah. Tapi mereka bertiga memutuskan untuk berdiri teguh dan membela ladang kacang merah itu. Membela sebuah benteng, kota atau tambang permata semua tentara pasti akan melakukan dengan senang hati demi negaranya. Tetapi sebuah ladang jelai saat tentara lainnya sudah mundur, ini lain cerita. Membela sesuatu yang besar dengan nyawa kita itu mudah, tetapi membela sesuatu yang kecil dengan nyawa kita, jarang yang mampu (atau mau) melakukannya.

Padahal mengenai penting tidaknya suatu perkara hanya panglima tertinggi yang tahu (Daud). Penerima tamu, pembersih gedung gereja, cuci bangku, pengemudi dll punya potensi mengubah dunia bila mau menghargai posisinya meskipun kelihatannya kecil. Ini sangat Tuhan hargai. 



Yesus sangat menghargai hal-hal yang kecil. Dia adalah seorang pahlawan tetapi tidak mematahkan buluh yang terkulai, gembala yang meninggalkan 99 domba demi 1 domba yang hilang. Orang yang menghargai arti 5 roti dan 2 ikan. Seorang pahlawan di mata Allah akan menghargai hal-hal yang kecil.

2. BERINISIATIF (bahasa sehari-harinya, menjadi hamba yang melayani)
1 Taw 11: 15-19 / 2 Samuel 23:13-17
Di 1 Tawarikh lebih jelas tertulis bahwa Daud cuma sedang mengingat masa lalu dan sama sekali tidak memerintahkan siapa-siapa untuk mengambil air. Sebagai seorang jendral dia tahu bahayanya masuk ke Betlehem yang sudah dikepung musuh cuma untuk seperigi air. Tapi triwira berinisiatif mengambilkan air bagi Daud.

Tanda bahwa Daud tidak menyuruh / memerintahkan : 1. Kalimat dari 2 Samuel 23:15 berbunyi Sekiranya ada orang yang memberi aku minum air dari perigi Betlehem yang ada dekat pintu gerbang! sebagai seorang Jendral, apabila dia sungguh memerintah tidak akan berkata sekiranya, dan berkata ada orang tetapi akan berkata kamu, kamu dan kamu sekarang pergi. 2. Seorang Jendral tahu bahwa sebuah pertempuran akan memakan korban jiwa dan tidak akan mau mengambil resiko demi sebuah perigi. 3. Bila Daud sungguh mau minum dari sumur di pintu Bethlehem, maka akan merancang strategy tempur dan bukan berkata sepintas lalu.

Inisiatif yang baik ini membuahkan hasil 1. Daud menjadi terkesan (maka dituliskan di 1 Taw) 2. Allah dipermuliakan (air menjadi korban curahan).


#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#StraightUpSeries

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini: 
PL: Yesaya 15-18
PB: -

#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#ImFavored

No comments:

Post a Comment