Saturday, 21 July 2018

21 Juli 2018

Straight Up Series







Hari: Sabtu, 21 Juli 2018
#StraightUp
#AlkitabFIRMANTUHANYANGBERKUASA
Bacaan: Nehemia 8:1-19


Bacaan hari ini membahas tentang perayaan yang dilakukan segenap Israel setelah tembok kota Yerusalem diselesaikan. Mereka berkumpul bersama-sama untuk sebuah perayaan. Tetapi sebelum masuk ke dalam perayaan, Ezra, ahli kitab, membacakan Taurat Musa kepada seluruh Israel. Ketika Israel telah dikumpulkan kembali oleh Tuhan, mereka harus diingatkan kembali dengan keistimewaan yang hanya dimiliki oleh umat Tuhan, yaitu firman Tuhan. Tuhan tidak menyatakan diri kepada semua orang. Dia tidak menyatakan diri kepada segenap bangsa di bumi. Begitu banyak bangsa tidak mengenal Tuhan dan Tuhan membiarkan mereka. Tetapi umat Tuhan, walaupun awalnya tidak mengenal Tuhan, tetap Tuhan panggil kembali. Tuhan tidak membiarkan umat Tuhan menjadi sesat dan terus hidup di dalam kegelapan tanpa pengenalan akan Allah. Maka Tuhan menyatakan diri kepada umat-Nya dan memberikan firman kepada mereka sebagai tanda kehadiran-Nya. Tuhan hadir dan Dia tidak berdiam! Tuhan hadir di tengah umat-Nya, dan tanda kehadiran Tuhan adalah Dia berbicara kepada umat-Nya. Maka Ezra, mewakili Tuhan, menyatakan Taurat Tuhan kepada mereka. Di dalam Ezra 7:6 dan 10 dikatakan bahwa Ezra sangat ahli Kitab Taurat (ay. 6), tetapi meskipun demikian dia tetap mempersiapkan diri dengan menyelidiki kembali Taurat dengan segenap tekad (ay. 10). Dia mempersiapkan dengan sungguh-sungguh untuk dapat mengajarkan ketetapan Tuhan bagi seluruh orang Israel.

Seluruh Israel berkumpul bersama-sama. Ayat 3 mengatakan bahwa mereka bukan saja berkumpul untuk mendengar firman Tuhan, tetapi untuk mengerti firman itu. Mereka harus berusaha mengingat dan memahami di dalam satu kali dengar pembacaan dan penjelasan yang diberikan Ezra. Berkumpul mendengar firman bukan saja asal dengar, tetapi mengerti dengan jelas (ay. 9) sehingga setiap orang tahu apa yang harus mereka lakukan setelah mendengar firman Tuhan.

Setelah berkumpul untuk mendengarkan firman, mereka pun mengadakan perayaan. Semua orang, termasuk para imam yang sangat terharu dan menangis ketika mendengarkan Ezra menjelaskan Taurat, diajak untuk bersukacita menikmati pimpinan dan anugerah Tuhan bagi Israel. Tuhan adalah pelindung Israel dan itu telah dibuktikan-Nya berkali-kali. Ayat 13 mengatakan bahwa sumber sukacita mereka bukan hanya karena Tuhan memimpin dan melindungi umat-Nya dengan setia, tetapi juga karena mereka dapat memahami firman yang diberikan kepada mereka. Memahami firman adalah anugerah yang patut dirayakan! Setelah itu mereka mengambil ranting-ranting dan daun-daun pohon untuk membuat pondok dari ranting dan daun di atas rumah mereka masing-masing. Ini adalah untuk merayakan Hari Raya Pondok Daun untuk mengenang kembali bagaimana Tuhan telah begitu setia menyertai dan melindungi Israel dan memberikan kepada mereka hasil panen yang diperlukan. Kesetiaan Tuhan menjadi kekuatan dan sumber sukacita bagi umat Tuhan yang kembali dari pembuangan ini.


Sudahkah kita menjadikan Firman Tuhan yang BERKUASA  untuk mengubah hidup kita? MEMBERI KEKUATAN DAN SUKACITA YANG SEJATI??

Milikilah KOMITMEN untuk terus membangun setiap diri kita masing-masing terlebih saat kita mendengar Firman. Milikilah HATI YANG LEMBUT yang mudah dibentuk oleh Firman Tuhan. Miliki HATI YANG SELALU RINDU akan FIRMAN NYA. Tuhan memberkati!


#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#StraightUpSeries

Note:
Jangan lupakan pembacaan alkitab kita hari ini: 
PL: 2 Raja-Raja 18-19 dan 2 tawarikh 32
PB: -

#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#ImFavored
#HappyLongWeekend
#HappyWithUrFam

No comments:

Post a Comment