Straight Up Series
Hari: Kamis, 12 Juli 2018
#STRAIGHTUP
#JanganMenyerah
Bacaan: 2
Samuel
23:8-23
Terdapat 57 nama dalam kitab Samuel 23 dalam daftar
kehormatan raja Daud. Dan kita akan mempelajari 3 nama yaitu Isybaal, Eleazar,
dan Sama. Dan selanjutnya kita sebut dengan orang pertama, ke dua, dan ke tiga.
Ketiga nama ini mempunyai sifat yang melekat pada mereka
secara bersama-sama yaitu: Mereka PANTANG MENYERAH.
Orang Pertama
Pada jaman itu belum ada senjata pemusnah massal
seperti machine gun, granat, bom dll. Dan orang pertama ini harus menghadapi
800 orang Filistin. Dan karena pada waktu itu hanya ada pedang untuk bertempur,
maka untuk mengalahkan ke-800 orang ini harus dilakukan satu demi satu walaupun
kemungkinan menang menjadi sangat kecil. Tetapi orang pertama ini tidak
melihatnya sebagai sebuah ketidakmungkinan, dia tetap bertahan, menyelesaikan
pertempurannya satu demi satu sampai selesai. ISYBAAL tercatat dalam daftar
kehormatan raja dalam kitab 2 samuel 23 yang menyiratkan bahwa Tuhan menyukai
orang yang tetap bertahan dan TIDAK MENYERAH. Jika hari ini kita melihat sebuah
kemungkinan yang begitu kecil untuk menang atas masalah kita, ingat kisah ini
dan tetaplah bertahan dan TIDAK MENYERAH, teruslah bergerak maju sampai
Tuhan memberikan kemenangan besar pada waktuNya.
Orang Kedua
Tantangan pertempuran yang dihadapi orang ke dua = ELEASAR dalam catatan ini
adalah kelelahannya sendiri. Ditulis bahwa ia mengayunkan pedangnya sampai
kelelahan, dan bahkan untuk melepaskan pedangnyapun ia tidak sanggup,
seolah-olah pedang tersebut melekat dengan kulit tangannya. Tetapi orang ke dua
inipun juga TIDAK BERHENTI sampai Tuhan memberi kemenangan besar pada
hari tersebut. Apa yang dilakukannya sama seperti seorang pelari marathon,
tidak berhenti berlari sampai tiba di garis finish.
Jika saat ini kita sedang berada dalam sebuah
pertempuran kehidupan yang panjang dan melelahkan baik dalam pelayanan,
pekerjaan dan bidang kehidupan yang lain, ingatlah bahwa Tuhan menghendaki kita
terus bergerak maju dan bertekad bulat untuk tiba pada GARIS KEMENANGAN yang
telah ditentukan. Tuhan akan senang dengan keteguhan hati kita dan menghormati
apa yang kita lakukan.
Orang Ketiga
Orang ketiga ini = SAMA bertempur dan mempertaruhkan
nyawanya untuk mempertahankan sebidang tanah kebun kacang. Mempertaruhkan nyawa
untuk sedikit kacang,
apakah ini sebuah kebodohan? Hal ini adalah aspek ke tiga dalam sifat PANTANG
MENYERAH yaitu BERTEKAD PENUH dan BERKOMITMEN untuk sebuah tugas yang sangat
sederhana. Ia bertahan karena suatu motif, yaitu dia sedang mempertahankan
sebidang kebun kacang milik Tuannya. Dan dia bertahan dan bertempur dengan
segenap kekuatan. Setiap orang tidak bisa selalu memilih medan perangnya.
Kadang-kadang medan perang yang harus dipertahankan bukanlah sebuah medan
perang yang terhormat dan penting, terlihat remeh dan tidak dilihat oleh
supporter dalam kehidupan. Tuhan menghormati orang-orang yang menghormati medan
perangnya.
Mungkin kita sedang berada di wilayah pertempuran dan
medan perang seperti yang dimaksud di atas, TETAPLAH BERJUANG dan terus
bertempur, miliki KETEGUHAN HATI yang tidak tergoyahkan, hormati peperangan
kita dan Tuhan akan melihat kita layak berada dalam daftar kehormatan para
pejuangNya karena KESETIAAN yang kita miliki di tempat kita berada. Amin.
Roh Kudus tidak pernah melihat tingkat pelayanan kita,
Roh Kudus hanya menilai apakah kita dapat diandalkan, apakah kita SETIA dalam
hal yang ditugaskan kepada kita. Milikilah tekad bulat PANTANG MENYERAH, hadapi
semua rintangan dengan KETEGUHAN HATI.
Jika kita mengalami apa yang dialami oleh ketiga
orang yang dicatat di atas, ingatlah selalu bahwa Tuhan menghormati dan
menyukai orang-orang yang TIDAK PERNAH MENYERAH. Itu adalah bukti cinta kita
kepada Tuhan. AMIN. Tuhan memberkati
#BibleMessages
#BuildingABetterYou
#StraightUpSeries
Note:
Jangan
lupakan pembacaan alkitab kita hari ini:
PL:
Yesaya 11-14
PB: Ibrani
5
#LoveGod
#LovePeople
#lovethebible
#ImFavored

No comments:
Post a Comment