05 Juni
Membangun keluarga Ilahi yang sehat: usahakan untuk memenuhi kebutuhan
pasangan saudara! Bagaimana caranya? Mulailah dari diri sendiri untuk “memberi”
terlebih dahulu. Lukas 6:38a, “Berilah dan kamu akan diberi...” Jadilah
pasangan yang selalu mengerti dengan kebutuhan orang lain atau pasangan saudara
dan berhenti untuk egois!
Respon 1
Amin, semoga kita jadi pasangan yang tidak egois, tetapi yang selalu memperhatikan,
selamat aktivitas, Jwu.
Respon 2
Amin, sangat membangun. Thanks.
Respon 3
Baik Ibu, saya akan belajar untuk senantiasa hidup sesuai dengan
kehendak Allah untuk mewujudkan keluarga saya menjadi keluarga Ilahi yang
sehat! Maka dengan itu, saya siap Ibu untuk hidup mengejar kasih, keadilan,
kesetiaan, kesabaran, dan kelembutan dengan kesungguhan hati saya untuk menjaga
agar saya tidak ditaklukan oleh dunia Ibu! Oleh sebab itu saya sadar harus
hidup tidak bercacat karena saya tahu Ibu, bahwa iblis pun seringkali menyerang
keluarga dengan menanamkan pemikiran kepada salah satu anggota keluarga untuk
mencari-cari kesalahan pasangannya! Maka dengan itu Ibu, satu hal yang harus
saya lakukan ialah: melekat dengan DIA, dan meskipun Allah tidak terlihat
dengan mata jasmani akan tetapi saya akan melihatnya dengan iman yang penuh
kepada ALLAH dan tetap melekat kepada-Nya, untuk saya dapat tetap berdiri
memba-ngun keluarga Ilahi! Terima kasih ya Ibu, senantiasa Tuhan memberkati!
Respon 4
Syalom Ibu, firman Tuhan sangat luar biasa mengajar saya untuk membangun
keluarga yang benar di hadapan Tuhan dengan memperhatikan kebutuhan keluarga
saya, seringkali saya hanya menuntut dari keluarga saya tapi firman Tuhan
mengajar saya terlebih dahulu, maka saya akan diberi, terima kasih atas sms-nya
setiap pagi yang terus memberkati saya sehingga hari demi hari saya tahu apa
yang harus saya lakukan untuk bertumbuh karena ada firman kebenaran yang menuntun
dan mengajar saya. Jbu.
Tanggapan Saya untuk Respon 4
Puji Tuhan Sisca! Maju terus dalam iman percayalah hanya Tuhan yang akan
memberikan semua apa yang kau butuhkan bukan keluarga atau saudara! Tuhan pakai
keluarga atau saudara atau teman untuk memberikan apa yang kau perlukan
haraplah hanya kepadaNya saja (Matius 6:33), amin.
Respon 5
Iya terima kasih Ibu atas dukungan dan doanya sehingga saya bangkit dan
bersemangat dalam segala keadaan karena saya tahu ada orang-orang yang luar
biasa yang sedang mendoakan saya sehingga saya terus maju dalam Tuhan, karena
saya sadar bahwa saya tidak mampu berjalan sendiri, dari pengalaman saya biarlah
saya juga bertumbuh menjadi berkat karena masih banyak orang yang seperti saya
yang ingin bertumbuh dan doa saya di mana pun saya berada biar hidup saya jadi
berkat buat orang lain. Amin.
No comments:
Post a Comment