Friday, 29 June 2012

29 Juni 2012



29 Juni
Keharmonisan suami istri, berkaitan dengan tugas dan kewajibannya masing-masing! Jika masing-masing tahu tempatnya, tugasnya, dan kewajibannya, seperti Tuhan kehendaki, saling melengkapi di mana kekurangan yang satu ditutupi oleh kelebihan yang lainnya dan kelebihan yang satu menutupi kekurangan yang lain. Efesus 5:22-23, “Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.” Amin. Sehingga ada kerja sama yang nantinya akan tercipta suatu keharmonisan dalam rumah tangga ya!

Respon 1
Iya Ibu, terima kasih! Sebagai seorang istri dan ibu dari anak-anak di dalam keluarga, saya akan senantiasa belajar untuk dapat memahami kekurangan mereka, Ibu. Agar saya tidak memiliki persepsi yang keliru; bahwa kekurangan pastilah suatu kejelekan. Maka dengan itu Ibu, saya akan senantiasa belajar untuk melihat ke dalam kekurangan diri saya sendiri untuk saya tidak membanding-bandingkan agar senantiasa saya dapat memahami setiap kekurangan mereka dan menutupinya dengan kasih Tuhan! Agar kami dapat merasakan keterikatan kasih Allah makin terasa dalam keluarga kami untuk kami merasa saling membutuhkan di dalam membangun keluarga yang harmonis dan bahagia! Terima kasih ya Ibu, selamat berkarya, sukses untuk Ibu! Tuhan memberkati, amin.

Respon 2
Shalom, tq ya Cie atas berkatnya tiap pagi selalu mengingatkan kami akan kasih di antara kita semua. PRINSIP PERNIKA-HAN KEKRISTENAN atau Markus 10:7-9 Prinsip pernikahan yang menurut Tuhan adalah: 1. Partner/kemitraan seumur hidup atau teman hidup dengan maksud: Tuhan memberikan suatu tanggung jawab kepada kita. Pernikahan adalah: penyatuan bukan lagi dua melainkan satu, pria dan wanita diciptakan untuk saling melengkapi dengan memenuhi sesuatu yang tak ada, tetapi dengan sesuatu yang perlu untuk menciptakan kesempurnaan. Yang menghasilkan suatu keutuhan dan penyelesaian. 2. Pernikahan adalah ikatan yang disatukan atau melekat kuat. Ikatan exclusive (suami+istri). Dasar ikatan khusus yaitu: “Firman Tuhan”. 3. Per-nikahan adalah SAKRAL/KUDUS (ayat 9). Kudus artinya pengampunan, kasih, dan perdamaian. Wujud dari pernikahan adalah “pengampunan”, amin. YHBU all J.

No comments:

Post a Comment