Monday, 11 June 2012

11 Juni 2012



11 Juni
Pernikahan seorang suami dan seorang istri adalah sebuah komitmen, jadi pernikahan lebih dari sekedar perjanjian, artinya: apapun yang dihadapi dalam pernikahan meskipun ada hal-hal yang tidak sesuai dengan yang kita inginkan atau tidak sesuai dengan impian kita, tidak boleh mengingkari komitmen tersebut! Jadilah pasangan suami istri yang saling melengkapi dan menjadi satu daging! Amin. Kejadian 2:21-24, “Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. Lalu berkatalah manusia itu: Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki. Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.” Kejadian 2:18, “TUHAN Allah berfirman: Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Respon 1
Amin, baik Ibu saya akan selalu bersyukur dan tetap bangga dalam keadaan saya sebagai istri yang sudah ditetapkan Tuhan untuk menjalankan peran saya bukan sebagai budak, namun melainkan Tuhan telah tetapkan saya sebagai penolong bagi suami. Maka dengan itu Ibu, apapun kekurangan dan kelemahan suami saya, tetap saya berkomitmen untuk menghargai dan mendukung serta menolongnya secara khusus agar senantiasa beliau dapat maksimal di dalam perannya! Untuk saya dapat disatukan dengan suami dengan ikatan tali kasih yang tidak akan putus! Terima kasih banyak Ibu, Tuhan memberkati, amin.

Respon 2
“SHALOM” Tuhan mengukir bejana kehidupan kita dengan kasih sayang. Hari ini, detik ini, dan sampai kapanpun dengan sejuta cintaNya. DIA membuat kita menjadi begitu berarti. Jadi percayakan hidup kita kepadaNya. Kadang Tuhan tampak LAMBAT, tapi DIA tak pernah terlambat. Tuhan juga tak pernah terlalu cepat tapi Dia selalu tepat pada waktuNya. Selamat pagi, Tuhan memberkati kita semua! Tetap antusias dengan YESUS karena Dia pasti genapi JANJI-NYA. JHBU all

No comments:

Post a Comment