04 Juni
Membangun keluarga Ilahi yang sehat bukan hal yang mudah, tetapi sebagai
orang percaya kita akan terus belajar melalui apa yang firman
Tuhan katakan: kenali bahwa masing-masing memiliki kebutuhan pribadi yang
berbeda-beda “hendaklah suami memenuhi kewajibannya terhadap isterinya,
demikian pula isteri terhadap suaminya” (1 Korintus 7:3), amin. Sudahkan
saudara “mengenali pasangan hidupmu selama ini dengan lebih sungguh-sungguh?”
Respon
Baik Ibu, saya akan menyerahkan kehidupan yang ada di dalam keluarga
saya ke tangan Tuhan, dan percaya kepadaNya, bahwa Ia akan campur tangan untuk
menuntun keluarga saya agar dapat sampai kepada apa yang sudah dikehendaki di
dalam firmanNya Ibu. Maka dengan itu Ibu, saya mau belajar untuk bisa mengerti
dan mengenali setiap kebutuhan masing-masing pribadi di dalam keluarga saya!
Dan bagaimanapun juga Ibu, saya harus menyadari, bahwa saya harus memperlakukan
pasangan saya sebagai seorang individu yang harus diperdulikan akan
kebutuhannya dan bukannya saya memaksanya untuk memenuhi keinginan-keinginan
dan kebutuhan saya! Karena saya sadar Ibu, bahwa Tuhan membenci perceraian;
maka dari itu saya berdoa minta untuk Tuhan berkenan memberikan saya jubah
kesabaran untuk menanggung segala sesuatu! Terima kasih ya Ibu! Tuhan
memberkati, amin.
No comments:
Post a Comment