Monday, 4 June 2012

4 Juni 2012



04 Juni
Membangun keluarga Ilahi yang sehat bukan hal yang mudah, tetapi sebagai orang percaya kita akan terus belajar melalui apa yang firman Tuhan katakan: kenali bahwa masing-masing memiliki kebutuhan pribadi yang berbeda-beda “hendaklah suami memenuhi kewajibannya terhadap isterinya, demikian pula isteri terhadap suaminya” (1 Korintus 7:3), amin. Sudahkan saudara “mengenali pasangan hidupmu selama ini dengan lebih sungguh-sungguh?



Respon
Baik Ibu, saya akan menyerahkan kehidupan yang ada di dalam keluarga saya ke tangan Tuhan, dan percaya kepadaNya, bahwa Ia akan campur tangan untuk menuntun keluarga saya agar dapat sampai kepada apa yang sudah dikehendaki di dalam firmanNya Ibu. Maka dengan itu Ibu, saya mau belajar untuk bisa mengerti dan mengenali setiap kebutuhan masing-masing pribadi di dalam keluarga saya! Dan bagaimanapun juga Ibu, saya harus menyadari, bahwa saya harus memperlakukan pasangan saya sebagai seorang individu yang harus diperdulikan akan kebutuhannya dan bukannya saya memaksanya untuk memenuhi keinginan-keinginan dan kebutuhan saya! Karena saya sadar Ibu, bahwa Tuhan membenci perceraian; maka dari itu saya berdoa minta untuk Tuhan berkenan memberikan saya jubah kesabaran untuk menanggung segala sesuatu! Terima kasih ya Ibu! Tuhan memberkati, amin.

No comments:

Post a Comment