Wednesday, 13 June 2012

13 Juni 2012



13 Juni
Sudahkah kita sebagai istri mengerti benar tentang fungsi dan peran kita sebagai istri? Yaitu sebagai penolong yang sepadan bagi suaminya, memberi dukungan, motivasi, semangat, dan menguatkan di saat suami sedang dalam masalah, sudahkah kita para istri tunduk kepada suami seperti kepada Tuhan? “Karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.” (Efesus 5:22-23).
Respon
Baik Ibu, saya mengerti untuk menjalani peran saya sebagai istri, saya tidak akan meninggalkan kasih dan setia saya kepada suami, untuk saya bersedia mengalah Ibu, karena dengan mengalah, “saya percaya”, akan mempertebal cinta kasih dalam keluarga dan dapat mengusir setan dari tengah-tengah keluarga saya! Dan belajar untuk tidak dikuasai emosi Ibu untuk saya bisa menundukkan diri taat serta tunduk kepada suami sebagai kepala keluarga di dalam rumah tangga! Sebab itu saya menyadari Ibu tanpa kepala, tubuh tidak akan bisa berbuat apa-apa, jadi antara kepala dan tubuh memang harus ada kerja sama dan saling menolong serta melengkapi, agar bisa menjadi kesatuan tubuh yang hidup, yang akan senantiasa memandang jauh ke depan tentang rencana Tuhan. Untuk tetap memiliki kasih yang tak bersyarat! Terima kasih ya Ibu, sampai jumpa di komsel nanti, Tuhan memberkati, amin.

No comments:

Post a Comment