28
Juni
Efesus 5:22 dijelaskan dengan indah dalam terjemahan “The
Message”, istri-istri mengertilah dan dukunglah suamimu dengan cara
menunjukkan dukungan bagi Kristus, amin. Bagi suami-suami, standard kasih
seperti apa yang perlu dimiliki oleh seorang suami terhadap istrinya?
1.
Kasih yang tidak egois. Efesus 5:25, “Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana
Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya.”
2.
Kasih yang suci. Efesus 5:26, “untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya
dengan air dan firman.”
3.
Kasih yang senantiasa memberi atau mengorbankan diri
(Efesus 5:25).
4.
Kasih yang mengasuh dan merawat. Efesus 5:29, “Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya
sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap
jemaat.”
5.
Kasih yang mengutamakan kesejahteraan istrinya (Efesus
5:29).
6.
Kasih yang melibatkan komitmen selain perasaan. Efesus
5:31, “Sebab itu laki-laki akan
meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya
itu menjadi satu daging.”
7.
Kasih yang mengutamakan istri di atas hubungan yang
lain (Efesus 5:31).
Jadi standard dalam sebuah pernikahan atau hubungan yang harmonis adalah
hubungan seperti Kristus dengan jemaatNya! Dengan demikian, akan terbangun
hubungan yang harmoni antara orang tua dan anak-anak juga! Amin.
Respon
Amin, terpujilah Tuhan Allah yang besar dan Raja yang besar, mengatasi
langit dan bumi dan menjadikan segala sesuatu dengan perbuatan tanganNya! Dan
baik Ibu, saya akan belajar takut akan Tuhan di dalam menjalani peran saya
sebagai istri yang sudah Tuhan tentukan sebagai penolong serta pendukung bagi
suami, untuk saya tidak akan bersandar kepada pengertian sendiri Ibu karena
saya mengerti akan nasihat Tuhan yang mengatakan: perempuan yang bijak
mendirikan rumahnya, tetapi yang bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri,
amin. Maka dengan itu Ibu, saya kan
menjaga diri saya untuk tidak membawa kerusakan di dalam keluarga saya
melainkan akan membawa pohon kehidupan di tengah-tengah keluarga kami sehingga
ada sumber kehidupan yang akan memberi ketentraman yang besar serta
perlindungan bagi anak-anak! Terima kasih ya Ibu, selamat beraktivitas, Tuhan member-kati,
amin.
No comments:
Post a Comment