16 Februari
2013
Disiplin Diri Sendiri. Perubahan harus dimulai dari diri sendiri,
bukan suami/anak/ orang tua/rekan sepelayanan atau siapapun. Sebab 1 TELADAN
itu lebih berdampak daripada seribu kata-kata! Seorang murid memiliki benih
Ilahi yang membawa karakter Kristus di dalamnya. Karena itu tugas kita adalah
menjadi TELADAN bagi orang percaya lainnya bahkan bagi mereka yang belum
percaya. 1 Korintus 9:27, “Tetapi aku
melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil
kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.” Karakter kita akan
bertumbuh ketika kita:
- Menjadi teladan dalam perkataan. Amsal 18:21, “Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.”
- Menjadi teladan dalam tingkah laku. Yakobus 1:25, “Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.”
- Menjadi teladan dalam kasih (1Korintus 13:1-13).
- Menjadi teladan dalam kesetiaan. Amsal 20:6, “Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?”
- Menjadi teladan dalam kesucian. Ibrani 12:14, “Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.”
Sudahkah sarapan pagi kita setiap hari melatih disiplin rohani/spiritual
kita sehingga menjadi TELADAN bagi sesama?
Respon
TELADAN itu lebih berdampak daripada seribu kata-kata…! Betul Siu.
No comments:
Post a Comment