14 Februari
2013
Menjaga Stamina Rohani: Rutinitas
vs Disiplin. Apakah jam-jam
ibadah yang kita lakukan setiap minggu di hari perhentian itu hanya sebatas
rutinitas? Ataukah kita sudah mendisiplin diri kita masing-masing untuk secara
rutin datang beribadah? Jangan
lakukan ibadah itu hanya sebatas rutinitas, pasti saudara tidak akan pernah
mendapatkan faedahNya! Tetap lakukan disiplin rohani itu dengan beribadah
secara rutin maka berkat-berkatNya akan “bertumbuh” lebih lagi! 2 Petrus 3:18, “Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan
dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya
kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.” Amin. Sarapan pagi bersama
Yesus setiap hari akan menjaga stamina rohani kita “menjadi pribadi yang bugar,
kuat, dan sehat” bahkan saudara akan “berhasil”, amin.
Respon 1
Happy Valentine Ce.. Dengan kasihmu yang begitu tulus terhadap kami
semua, kami berharap tetap memberi bimbinganmu. GBU.
Respon 2
Met pagi.. all. Sahabat itu seperti bintang, walau jauh dia “bercahaya”.
Meski kadang menghilang, dia tetap ada. Tak mungkin dimiliki, tapi tak bisa
dilupakan. Happy Valentine, GBU.
Respon 3
SAHABAT itu bukan berjalan seperti gunting. Meski lurus tapi memisahkan
yang menyatu, tapi sahabat itu berjalan seperti jarum meski menusuk dan
menyakitkan tapi menyatukan yang terpisah. Terkadang diriku suka salah kata
tapi hatiku tak pernah ada niat melukai. Sahabat bukan untuk jadi teman yang
hanya bersenang-senang tapi saling mengingatkan jujur juga peduli taka da iri
hati. Selalu bersama-sama berbagi suka & duka. Serta belajar saling
mengerti, memaafkan. Satu di timur, satu di barat, teman-teman tetap kuingat.
Bulan boleh bulat, besi boleh berkarat, gunung boleh meletus, tapi….
Persahabatan jangan sampai putus. Happy Valentine, have a lovely day.
Respon 4
Kerja adalah cinta yang mengejawantah. Dan jika kau tiada sanggup
bekerja dengan cinta, hanya dengan enggan, maka lebih baiklah jika engkau
meninggalkannya, lalu mengambil tempat di depan gapura kuil, meminta sedekah
dari mereka, yang bekerja dengan sukacita. Sebab bila kau memasak roti dengan
rasa tertekan, maka pahitlah jadinya dan setengah mengenyangkan. Bilamana kau
menggerutu ketika memeras anggur, gerutu itu meracuni anggur. (Sang Nabi Khalil
Gibran) – Live, Learn, & Work with love. Happy valentine’s Day.
No comments:
Post a Comment