Saya mendengar berita dari teman saya mengenai microchip 666 yang mulai
ada di tengah-tengah masyarakat. Kita, orang-orang percaya sebagian besar
mengetahui mengenai kebenaran angka dan berita-berita tersebut, tidak lain
adalah tanda-tanda akhir zaman.
Betapa beruntungnya kita
sebagai anak-anak Tuhan mengetahui kebenaran ini dan berjaga-jaga. Namun,
bagaimana nasib orang tua atau mungkin sahabat, teman, saudara kita yang tidak
mengetahui kebenaran tersebut bila hari pengangkatan tiba? Akankah mereka
tertinggal dan turut dalam penyiksaan dalam masa antikristus? Jawabannya adalah
ya! Bila kita sebagai anak-anak Tuhan tetap diam dan bisu, maka hal tersebut
menjadi kenyataan, mereka akan tertinggal. Tetapi bila kita mau mengambil
keputusan untuk berubah dan mulai bergerak memberitakan Injil dimulai dari
orang yang terdekat dengan kita, percayalah Tuhan yang juga turut bekerja
sampai saat ini akan melakukan bagianNya ketika kita sungguh-sungguh berdoa dan
bekerja di ladangNya. Kebenaran firman Tuhan menjanjikan bahwa, “orang-orang
yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai”
dan “orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti
pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.” (Mazmur 126:5-6).
Belajar untuk melihat segala sesuatu bukan berdasarkan apa yang kita tuai
tetapi apa yang kita tabur, karena saya percaya tidak ada kata sia-sia
dalam kamus Tuhan. “Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu?
Masakan sia-sia!” (Galatia 3:4)
Matius 28:19-20, “Karena itu pergilah, jadikanlah semua
bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.
Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
Siu Siang
No comments:
Post a Comment