Wednesday, 22 August 2012

22 Agustus 2012



22 Agustus
Amanat Agung Tuhan Yesus. Matius 28:19-20, “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Ini adalah perintah Tuhan Yesus kepada murid-muridNya sebelum IA naik ke surga. Ketika kita percaya di dalam Yesus dan mengalami kelahiran baru maka kita adalah murid-muridNya! Dan kerinduan Tuhan adalah kita menjadi murid yang TAAT untuk memuridkan orang lain juga :). Jadi memuridkan bukan pilihan tetapi tanggung jawab dan kewajiban yang harus kita laksanakan! Sudahkah kita dimuridkan orang lain?? Sudahkah kita juga memuridkan orang lain?? Mari bersama-sama kita dimuridkan dan memuridkan jiwa-jiwa: one year, one person, one disciple. Amin.

Respon 1
Menjadi pelaku firman dalam hidup kita sama dengan menjadi pengabar Injil lewat kehidupan sehari-hari, karena lewat hidup kita orang lain bisa mengenal Tuhan Yesus dan nama Yesus dipermuliakan.

Tanggapan dari Saya
Puji Tuhan, Tuhan Yesus meneguhkan setiap kebenaranNya untuk kita boleh terus dipakai diurapi menjadi kesaksian hidup bagi jiwa-jiwa yang terhilang, amin. Selamat berlibur, Jbu

Respon 2
Ya Cik, firman Tuhan pagi ini sudah kita dengar kemarin malam waktu Pak Yusak (papanya Donny) menyampaikan firman yaitu bagaimanapun caranya berita kabar baik itu harus tersampaikan, baik itu lewat pekerjaan kita, lingkungan kita, dan dimanapun kita berada. Kita adalah murid-murid Yesus yang menerima Amanat Agung dari Tuhan yaitu menjadikan semua bangsa murid Tuhan. Ayo kita tetap semangat buat Tuhan. Selamat menikmati liburan. Tuhan Yesus menyertai kita semua.

Respon 3
Amin, terima kasih banyak Ibu atas pengajaran Ibu untuk memuridkan saya selama ini, karena saya boleh menerima berkat rohani dari Tuhan yang luar biasa dan juga pengalaman demi pengalaman Tuhan ijinkan untuk tubuh rohani saya mengalami pertumbuhan di dalam Tuhan! Sekali lagi terima kasih ya Ibu, senantiasa Tuhan memberkati, amin

No comments:

Post a Comment