30 Agustus
Pemuridan bukanlah program “gereja” yang diwajibkan, tetapi
Perintah Agung atau Amanat Agung Tuhan bagi setiap murid Kristus. Matius
28:19-20, “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan
baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka
melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku
menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Pendorong utama
keberhasilan dalam pemuridan adalah:
1) Hati yang haus untuk dimuridkan
2) Memiliki “roh anak” atau menempatkan diri sebagai “anak”
akan membuat diri kita memiliki “tudung rohani” sehingga terhindar dari
serangan si jahat.
3) Keterbukaan adalah “awal dari kesembuhan atau pemulihan”.
Jika kita melakukan ke 3 hal ini dalam proses pemuridan “one
on one”, maka hidup kita akan berdampak bukan hanya bagi orang yang dimuridkan
saja, tetapi juga bagi keluarga dan komunitasnya! Mari saudara-saudaraku, kita
menjadi rekan sekerja Allah untuk memuridkan jiwa-jiwa melalui “one on one”
mission di setiap bidang kehidupan kita!
Respon
Amin Ibu, damai dan sejahtera Tuhan Yesus selalu menyertai!
Ibu benar, saya harus belajar melakukan apa yang sudah menjadi kehendak Tuhan
di dalam firmanNya, maka dengan itu saya bersedia Ibu untuk memberikan hati ini
untuk menjadi milikNya agar senantiasa kuasa Tuhan semakin hari semakin
membersihkan diri saya dari keakuan kehidupan saya dengan kehendakNya, dan
bukan kehendak diri saya sendiri! Karena saya sadar Ibu, Dialah Sang Pencipta
kehidupan ini dan saya hanyalah ciptaanNya! Oleh sebab itu saya percaya di
dalam Tuhan segala sesuatunya tidak ada yang mustahil Ibu, meskipun menurut
ukuran manusia tidak akan mungkin, tetapi bagi Tuhan bisa menjadi mungkin!
Dikarenakan tuntunan RohNya yang ditaati akan mengalirkan kehidupan Ilahi untuk
membuat setiap kita bertumbuh di dalam otoritas Ilahi! Terima kasih banyak ya
Ibu, selamat beraktivitas, Tuhan memberkati, Gbu.
No comments:
Post a Comment