Thursday, 16 August 2012

16 Agustus 2012



16 Agustus
Apakah saudara-saudara ingin menjadi murid Kristus? Tuhan tidak mau kita kecewa setelah menjadi muridNya, sebab keputusan menjadi murid Kristus akan membawa kita kepada KOMITMEN untuk menjalani syarat dan resiko yang akan terjadi, jadilah MURID SEJATI bukan hanya PENGGEMBIRA. Lukas 14:28-32, “Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu? Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang melihatnya, mengejek dia, sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya. Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang? Jikalau tidak, ia akan mengirim utusan selama musuh itu masih jauh untuk menanyakan syarat-syarat perdamaian.” Amin.

Respon 1
Judulnya renungan pagi ini “penggembira liar menjadi murid Yesus”. Kok kalo denger “penggembira liar” ini kayak liat diri kita ya.. Sering dalam mengikut Yesus itu kita cuma jadi penggembira. Takut untuk benar-benar jadi murid karena tugas murid itu harus berani mati buat Yesus. Ayo mulai hari ini kita minta “hati Tuhan” yang rela berkorban untuk menebus dosa-dosa kita. Supaya hidup kita diubahkan dari “penggembara liar” menjadi murid Yesus yang rela menjadi pembawa kabar baik apapun resikonya. Selamat pagi, selamat beraktivitas, Tuhan Yesus menyertai kita semua.

Respon 2
Amin, amin, baik Ibu saya akan belajar untuk berfokus kepada pertumbuhan rohani saya untuk mengarah kepada hal yang positif, karena saya menyadari dengan bertambahnya usia saya menjadi murid Kristus, saya perlu mengalami pembaharuan budi! Untuk itu saya mengakui Ibu, untuk menuju ke sana tidaklah mudah bagi saya, karena untuk menjadi semakin tidak serupa dengan dunia ini butuh proses, akan tetapi bersama Tuhan saya mau Ibu, untuk terus menerus belajar melakukan kebiasaan positif agar karakter saya di dalam Tuhan dapat semakin terbentuk, sehingga hidup ini akan berubah sesuai firman Tuhan, terima kasih ya Ibu! Selamat beraktivitas, Tuhan memberkati, Gbu.

Respon 3
Pagi Cik Siu Siang, berbicara tentang murid ya? Saya pernah dan semua kita menjadi murid di kelas kita masing-masing kan? Apa yang kita rasakan pada saat itu? :) ingat di masa-masa masih sekolah dulu lho Cik :). Dan sekarang kita diperhadapkan dengan pemuridan, di mana salah satu perintah Tuhan yaitu: jadikanlah semua bangsa muridKu, kita diperintah Tuhan untuk menjadi muridNya bukan guru kan? Saya rasa kita semua masih ingat menjadi murid di masa sekolah dulu ya? :) Seperti apa rasanya, hmmm :) Dulu saya ingat setiap guru masuk kelas apa yang pertama dilakukan murid? Ingat tidak? Hehe.. Berdiri memberi hormat :) hehehe :) HORMAT.

Respon 4
Lihat Profile Picture-nya Cik Siu Siang saya menangis Cik, saya rindu saat-saat saya pertama dulu saya dibimbing oleh Cik Siu Siang dan Cik Pris. Saya rindu sekali saat-saat itu Cik.

Respon 5
Saya sangat berterima kasih sama Tuhan sudah mengirimkan mentor-mentor yang luar biasa ini untuk mendampingi saya dalam masa-masa sulit dulu.

No comments:

Post a Comment