18 Agustus
Kerinduan Tuhan Yesus adalah kita menjadi murid yang taat
kepada perintah Tuhan. Matius 28:19-20, “Karena itu pergilah, jadikanlah
semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh
Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan
kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir
zaman.” Kita tidak bisa memuridkan orang lain secara maksimal jika kita
sendiri tidak memuridkan! Sekolah pemuridan adalah sekolah ketaatan,
maukah kita dimuridkan oleh orang lain? Dan sudahkah kita memuridkan orang
lain? Sudahkan kita mengembangkan 3 sikap seorang murid:
1) Sikap hati seorang anak yang rela dibentuk atau
tunduk
2) Sikap hati yang taat?
3) Sikap hati yang transparan?
Tanpa ke 3 sikap ini, kita tidak akan mencapai kemaksimalan
di dalam pemuridan! Bagaimana dengan kita?
Respon 1
Terima kasih banyak Ibu dengan segala kerendahan hati saya
mau belajar untuk tunduk kepada firman Tuhan, untuk dimuridkan dan memuridkan,
maka dengan itu saya juga akan bersedia dibentuk oleh Tuhan lewat orang tua
rohani, lewat firmanNya yang sudah Ibu tabur setiap hari untuk saya akan
menerapkannya Ibu, untuk tidak mencari hormat bagi diri saya sendiri melainkan
saya akan senantiasa mencari hormat bagi nama Tuhan Allah Yesus Kristus, terima
kasih banyak ya Ibu, selamat berlibur bersama keluarga tercinta, Tuhan
memberkati, Gbu.
Respon 2
Orang yang mau dimuridkan adalah orang yang memiliki sikap
rendah hati dan mau taat untuk memuridkan orang lain. Tanpa sikap rendah hati
tidak mungkin orang mau dimuridkan dan memuridkan contohnya para ahli Taurat
dan kaum Farisi. Mintalah dan miliki sikap rendah hati untuk bisa menjadi murid
sejati. Amin.
No comments:
Post a Comment